Daerah

Anggota DPRD SU Mikail TP Purba SH Temui Warga Pemblokir Jalan di Galang, Minta Maaf Terlambat Turun

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Mikail TP Purba SH saat memberikan keterangan dan penjelasan kepada warga yang selama ini resah atas dampak kerusakan jalan di daerah mereka.

Galang, desernews.com
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Mikail TP Purba SH temui warga dan emak emak yang memblokir jalan di Kelurahan Galang Kota, Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang, Selasa (23/09/2025).

Anggota DPRD Sumut dari fraksi Partai Golkar itu menyampaikan permintaan maafnya atas keterlambatannya menemui emak emak tersebut.

Dikatakan Mikail TP Purba SH, ia akan memperjuangkan jalan yang menjadi keluhan masyarakat Galang dan sekitarnya itu untuk di aspal.

“Maafkan saya, bila terlambat turun menemui bapak ibu dan saudara saudara saya disini. Tapi saya berjanji tahun 2026 jalan ini akan saya perjuangkan untuk masuk dalam anggaran di aspal. Saya akan pertaruhkan jabatan saya”, tegas Mikail yang akrab disapa Ucok Purba.

Dikatakan Mikail, persoalan jalan rusak di Galang tersebut, mulai dari Simpang Tanah Abang sampai Galang Kota, lebih kurang 1,5 kilometer telah ia sampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

Tetapi, kata Mikail TP Purba, setelah dihitung hitung anggarannya tidak cukup. Makanya tahun ini belum bisa diaspal.

Namun meskipun demikian, lanjutnya, bulan Oktober ini, ia akan memasukkan jalan Perintis Kemerdekaan yang mengalami kerusakan paling parah tersebut ke dalam anggaran perawatan.

Warga masyarakat yang sebagian besar terdiri dari emak emak itu, setelah mendengar penjelasan dari Mikail TP Purba tampak merasa puas dan senang.

Bahkan meneriakkan yel-yel, hidup Pak Ucok…. hidup Pak Ucok.

Mikail TP Purba SH merupakan putra asli Kecamatan Galang. Ia dua kali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang priode 2014 – 2019 dan 2019 – 2024. Kini ia naik peringkat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Emak emak yang dijuluki sebagai singa betinanya Kota Galang karena tak membolehkan truk truk melintas selama dua hari dua malam itu, akhirnya membolehkan tenda dan tumpukan batu dan tanah yang mereka pasang di buka dan diratakan guna truk truk bisa melintas kembali.

Kini arus lalu lintas di Galang kembali normal. Mobil mobil besar serta ratusan dum truk pengangkut pasir dari tambang ilegal diseputaran Galang dapat melintas kembali. (nur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close