GPMP-SU Kembali Unjuk Rasa di Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Kadinkes Palas
Padang Lawas, desernews.com
Puluhan massa yang tergabung dalam wadah Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Peduli Sumut ( GPMP-SU) kembali berunjuk rasa di kantor Kejaksaan tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terkait dugaan korupsi Plt Kepala Dinas Kesehatan Padang Lawas (Kadinkes Palas), Senin (23/10).
Unras tersebut merupakan aksi lanjutan GPMP-SU terkait aporan dengan nomor 09/B/GPMP-SU/IX/2023 Pertanggal O6 September 2023 di PTSP Kejatisu.
Ketua Umum GPMP-SU, Ismail Siregar kembali menegaskan agar pihak Intelijen Kejatisu harus bisa mencium bau aroma dugaan Korupsi ditubuh Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas.
“Apabila pihak Intelijen Kejaksaan tinggi Sumut tidak bisa mencium bau aroma dugaan korupsi di tubuh dinas Kesehatan Palas …??? Patut kami pertanyakan kapasitas intel Kejatisu,” kata Ismail
“Namun kami yakin dan percaya Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut bisa menuntaskan bau aroma ini sesuai Visi Misi Bapak Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia ” mujudkan wilayah bebas korupsi),” sambung Ismail.
Ahmad Azrai Nasution, Kordinator Aksi dalam orasinya menyampaikan agar Kejatisu Sgera terbitkan Surat Panggilan Kepada Plt Kadis kesehatan Palas , PPK, Serta Pemenang tender yang kami sebutkan didalam Laporan.
“Meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut untuk serius mengusut tuntas pengadaan obat esensial dan beberapa proyek pekerjaan di tubuh Dinas Kesehatan Palas APBD tahun anggaran 2022,” tegas Ahmad.
Ahmad juga meminta, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Segera bentuk Tim Khusus dan terjun kelapangan untuk melihat proyek yang mereka sebut di dalam laporan yang diduga bermasalah.
Beberapa saat menyampaikan orasi, kemudian Maria selaku Jaksa Fungsional Intelijen (Jf ) Kejati Sumut meminta Mahasiswa untuk berdiskusi.
Maria mengatakan terkait laporan Mahasiswa, Kejatisu sudah membentuk Tim dan sedang dalam tahap menelaah untuk segera melakukan penyelidikan
” Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih kepada adek” mahasiswa yang sudah berperan sebagai pengawas dan membantu kami dalam mewujudkan Sumut Wilayah Bebas Korupsi,” ujar Maria.
Sebelum membubarkan diri Mahasiswa menyebut akan terus memantau sejauh mana penangan kasus dugaan korupsi di Dinkes Palas, mereka juga berjanji akan mendatangkan massa yang jauh lebih banyak jika nantinya kasus itu tidak ada perkembangan.
Penulis : A Salam Srg




