Anggota DPR RI Dr Musa Rajecksyah Bangga Melihat Bangunan Megah RSU Mitra Guray Petumbukan Berada di Kecamatan

Galang, desernews.com
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr Musa Rajecksyah S.Sos MHum mengaku bangga dan senang melihat gedung RSU Mitra Guray Petumbukan berdiri megah di daerah kecamatan.
Hal itu diungkapkan Dr Musa Rajecksyah S.Sos MHum saat melakukan reses di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Senin (21/04/2025).
“Saya melihat rumah sakit ini luar biasa sekali. Di kecamatan baru kali ini saya melihat ada rumah sakit semegah dan sebagus ini. Ini kecamatan ya, bukan di ibukota kabupaten. Kalau di kabupaten memang ada. Tapi itu pun lokasinya jauh dari kecamatan “, kata Musa Rajecksyah.
Untuk mengungkapkan rasa kekagumnya terhadap RSU Mitra Guray pimpinan dr Siska Jayanti Putri, Musa Rajecksyah membawakan sebuah pantun.
Pakai gelang di tangan kiri. Gelangnya dari emas yang pakai pun cantik sekali. Hebat betul Kecamatan Galang, punya rumah sakit seperti ini. Bangunan megah dan Insya Allah orang yang sakit cepatlah terobati’,
Demikian pantun Musa Rajecksyah yang diisambut aplaus para hadirin.
Musa Rajecksyah mengatakan persahabatannya dengan dr Prem Punjabi selaku owner RSU Mitra Guray sudah terjalin sejak dahulu. Sehingga Musa Rajecksyah minta maaf bila ia memanggil dr Prem dengan sebutan nama.
“Saya dengan dr Prem sudah berteman lama ibu bapak. Jadi saya mohon maaf bila saya memanggil sebutan namanya.. Dan saat beliau ingin membangun rumah sakit ini pun beberapa lalu, beliau menemui saya. Dibilangnya, Bang, saya mau bangun rumah sakit di Petumbukan Kecamatan Galang dengan fasilitas lengkap dan pakai lift. Disana penduduknya padat bang “, ujar Musa mengenang saat dr menemuinya.
Menanggapi cerita dr Prem Punjabi, Musa Rajecksyah memberi dukungan penuh atas niat mulia sahabatnya tersebut. Apa lagi alasan yang disebutkan dr Prem Punjabi, bahwa selama ini masyarakat disekitar itu bila berobat harus ke Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa yang jaraknya memakan waktu 30 menit sampai 1 jam.
Alasan itulah yang membuat politisi Partai Golkar mensupport dr Prem Punjabi untuk meningkatkan polikliniknya menjadi rumah sakit.
Dari Poliklinik Menjadi Rumah Sakit
Direktur RSU Mitra Guray, dr Siska Jayanti Putri sebelumnya menjelaskan, bahwa sebelum menjadi rumah sakit umum, RSU Mitra Guray statusnya hanya poliklinik.
“Sedikit mengulang sejarah pak, RS kami ini baru dibangun pada tanggal 28 Oktober 2023 yang sebelumnya merupakan klinik. Dan saya sendiri baru bergabung di RS ini di Desember 2024”, ucap dr Siska.

Selama 4 bulan yang saya jalani, melihat pasien yang datang ke RS kami, rasanya cukup banyak PR kami sebagai RS untuk semakin meningkatkan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama Petumbukan dan Galang, tambah Siska.
“Seperti yang kita ketahui bersama, kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga kesehatan penting bagi manusia. Karena itu kami mempunyai keinginan ke depan untuk menjadikan mitra guray sebagai RS pilihan masyarakat. Di mana sama-sama kita tahu masyarakat untuk berobat ke RS di kota menempuh jarak yang cukup jauh” tuturnya.
Oleh karena itu kami mohonkan dukungan dari pemerintah daerah untuk dapat mendukung kami agar bisa meningkatkan kesehatan masyarakat.
RS Mitra Guray sedang menjalani perubahan di segala aspek, kami berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Kami akan berupaya untuk dapat mengembangkan layanan melengkapi fasilitas dan peralatan yang ada sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang prima dan bermutu dengan mengedepankan pasien Safety.
Semoga Allah senantiasa memberkahi, melindungi dan membimbing kita dalam menjalankan tugas. Dan semoga RS Mitra Guray semakin konsisten dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai motto kami “senyum sapa tawa dan ikhlas dalam melayani serta profesional dalam bertindak”.
Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan sekali lagi kami berharap agar pemerintah daerah dapat mendukung kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di petumbukan dan Galang.
Sebelum saya mengakhiri kata sambutan ini, Saya akan menyampaikan pantun penutup
Buah mangga si buah kuini
Manis rasanya menggoda hati
Terima kasih kami ucapkan ini
Atas kehadiran hadirin yang dihormati
(nur)




