Kepala Desa Kotasan Optimalisasikan Waktu Luang Kadus untuk Melayani Urusan Warga

Galang, desernews.com
Kepala Desa Kotasan, salah satu desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, terus berbenah diri dan melakukan terobosan dan inovasi untuk melayani kepentingan masyarakat serta memajukan desanya.
Sebagai Kepala Desa, Ngadion bersama Kaur dan Kadusnya memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat Desa Kotasan. Hal itu terlihat dari salah satu kebijakannya yang menerapkan piket jaga bagi kepala dusunnya dengan sistem bergantian.
“Setiap hari 2 orang kepala dusun bergilir wajib datang ke kantor desa untuk piket jaga”, ucap Ngadion kepada desernews.com Selasa (14/01/2025) di kantor desanya.
Keduanya, kata Ngadion bertugas melayani semua keperluan warga masyarakat Desa Kotasan (pelayanan publik). Mulai dari urusan KTP, kartu keluarga, pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, bangunan publik), pengembangan ekonomi (usaha kecil, pariwisata, pertanian) masyarakat desa.
Meski di kantor desa sudah ada perangkatnya, namun Kepala Desa Ngadion melihat kepala dusun di Desa Kotasan lebih banyak waktu luangnya. Sehingga waktu yang luang itu diberdayakan Ngadion untuk melayani serta memberikan edukasi kepada warga yang berurusan ke kantor desa.

Dibawah garis komando Camat Galang, Drs Syahdin Setia Budi Pane, Ngadion mengaku mendapat bimbingan dari kecamatan untuk menggunakan waktu luang kepala dusun dan meningkatkan efisiensi kerja serta mengembangkan kemampuan kepala dusun.
Ngadion yang mengawali debut karirnya dari seorang kepala dusun, pada Pilkades 2 tahun lalu mampu menumbangkan lawannya, Abdullah, kepala desa incumbent. Ngadion unggul 8 suara ketika itu.
Mengenai prioritas program pembangunan Desa Kotasan tahun 2025, ayah dari 5 orang anak itu mengatakan, mereka melakukan pelebaran jalan produksi.
“Kita melakukan pelebaran jalan produksi. Dimana dananya diambil dari pos Ketapang (ketahanan pangan). Produksi petani bagus tapi jika jalannya tidak bagus, percuma juga. Pendapatan petani tidak akan mengalami penurunan “, tutur Nadion.
Menurut Ngadion, Desa Kotasan yang berpenduduk 3.800 jiwa yang tersebar di 7 dusun memiliki produk andalan, seperti padi dan sawit, walaupun ada juga yang menanam ubi, semangka dan palawija lainnya. Sedangkan sumber mata pencaharian penduduknya, selain bertani, ada juga karyawan / buruh harian lepas dan pegawai negeri.(sip)




