Pengambilan Ikan dan Pelepasan Ikan Nila di Sungai Batang Naga Kawasan PT SBS Kinali Meriah

Pasaman Barat, desernews.com
Masyarakat adakan acara pengambilan ikan dan sekaligus Pelepasan 15000 bibit ikan yang dilaksanakan di Kampung Bateh Uba, Kejorongan Langgam Tengah, Nagari Langgam Kinali, Kecamatan Kinali Pasaman Barat (Pasbar). Pengambilan dan pelepasan itu berada di kawasan pabrik kelapa sawit PT Sari Buah Sawit (SBS) Kinali, Sabtu, (10/8/2024).
Acara tersebut turut dihadiri Ahmad Diar Dt Jolelo, Orang tuo adat Dt Jolelo, H.Yulizar, Manager SBS Juanan, Kepala Humas PT SBS, Rama, Ketua DPD LSM P2NAPAS, Syafri, dan sejumlah masyarakat sekitar dan sejumlah pegawai perusahaan.
Terkait pemberitaan di Media Online dan informasi yang beredar di media sosial tentang perusahaan yang membuang limbah sembarangan.
Ahmad Diar DT Jolelo membantah dengan keras tentang pemberitaan itu, saya selaku ninik mamak disini tidak membenarkan hal seperti itu, kalau benar perusahaan membuang limbah sembarangan, saya yang lebih awal akan mananyakan hal itu ke perusahaan tersebut,” katanya.
Lanjut dia lagi, Untuk saat ini hubungan kami dengan pihak perusahaan PT SBS baik baik saja, sepengetahuan kita belum ada limbah perusahaan yang berbahaya sampai saat ini,” terangnya.
Dalam acara pengambilan ikan dan pelepasan 15000 ikan di sungai Batang Naga ditinjau langsung oleh Safri, Selaku ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman (LSM DPD P2NAPAS) Kabupaten Pasaman Barat.
Syafri mustika menyampaikan bahwasanya apa yang di isu kan oleh segelintir oknum yang memviral kan bahwa batang pinaga yang mengandung limbah beracun itu adalah tidak benar
“Kami tinjau langsung ke lokasi yang sempat viral kemaren,nyata nya kami bersama masyarkat ninik mamak dan manager,humas PT.SBS,sebelum pelepasan bibit ikan kami tangkap dulu ikan nya untuk di konsumsi bersama,” tuturnya
Selesai Acara Tabur bibit ikan acara di lanjut kan makan bersama di kantor PT.SBS hasil dari tangkapan bersama masyarakat dan ninik mamak aman dikonsumsi,kata Syafri.(Eddi Gultom)




