Nusantara

Dari Penjaga Kantor Hingga Branch Manager, Dedikasi Edo Menghidupkan Kembali Semangat Inovasi Kantor Pos Dua Koto

Kopi Martin cap matahari produksi Panti yang terletak dihadapan Edo yang akan dikirimkan kepada teman temannya melalui titipan jasa Kantor Pos Kecamatan Dua Koto.


‎Pasaman, desernews.com
‎‎Komitmen, kerja keras dan semangat berinovasi menjadi modal utama yang ditunjukkan Edo (31) sejak dipercaya mengemban amanah sebagai Branch Manager Kantor Pos Cabang Dua Koto, Kabupaten Pasaman.

‎Meski baru beberapa bulan bertugas, ia telah menghadirkan berbagai langkah kreatif guna meningkatkan aktivitas pelayanan sekaligus mendongkrak pendapatan kantor pos di wilayah tersebut.

‎Di tengah ketatnya persaingan industri jasa pengiriman yang kini dipenuhi berbagai perusahaan ekspedisi swasta, Edo memilih menerapkan strategi jemput bola. Ia tidak sekadar menunggu masyarakat datang mengirim paket, melainkan aktif mempromosikan berbagai produk unggulan Kabupaten Pasaman kepada jaringan pertemanan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

‎Salah satu produk yang dipasarkan adalah Kopi Martin merek Matahari, hasil produksi pabrik kopi di Kecamatan Panti. Melalui media WhatsApp, Edo memperkenalkan kopi tersebut kepada rekan-rekannya yang merupakan penikmat kopi.

‎Respons yang diterima cukup menggembirakan. Berbagai pesanan mulai berdatangan, kemudian pembayaran dilakukan melalui transfer, selanjutnya Edo membeli produk langsung dari pabrik dan mengirimkannya menggunakan layanan Kantor Pos Dua Koto.

Edo, Branch Manager Kantor Pos Cabang Kecamatan Dua Koto.

Langkah sederhana namun efektif itu tidak hanya membantu memperluas pemasaran produk lokal Pasaman, tetapi juga memberikan tambahan pendapatan bagi Kantor Pos melalui jasa pengiriman paket.

‎”Kalau hanya mengandalkan kiriman masyarakat, tentu volumenya masih terbatas. Sekarang sudah banyak perusahaan jasa pengiriman seperti JNE, J&T, dan lainnya. Karena itu kami harus lebih aktif mencari peluang agar Kantor Pos tetap mampu bersaing,” ujar Edo.

‎Tidak berhenti pada produk kopi, Edo juga mulai memperkenalkan berbagai hasil karya para pandai besi di Kecamatan Dua Koto, seperti parang, cangkul, sekop,dan berbagai peralatan pertanian lainnya kepada relasi yang berada di luar daerah.

‎Apabila ada peminat, proses pembelian dibantu oleh Edo, kemudian barang dikirim melalui layanan Kantor Pos.
‎Strategi tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar produk-produk unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas.

‎Di balik jabatan yang kini diembannya, perjalanan karier Edo bukanlah sesuatu yang instan. Ia memulai pengabdiannya sebagai tenaga honorer di Kantor Pos Lubuk Sikaping pada tahun 2016. Saat itu ia dipercaya sebagai penjaga kantor.

‎Berbekal semangat belajar, Edo menjalani hampir seluruh pekerjaan yang ada di lingkungan Kantor Pos. Ia pernah menjadi petugas kebersihan, petugas keamanan, melayani pelanggan di loket, hingga membongkar dan menyortir ribuan paket kiriman dari Padang sebelum didistribusikan ke berbagai kecamatan.

‎”Tidak ada pekerjaan yang saya anggap rendah. Semua saya jalani karena saya memang mencintai pekerjaan di Kantor Pos,” ungkapnya.
‎Pada 2017 hingga 2018, Edo bertugas di loket pelayanan. Selanjutnya pada 2019 ia dipercaya menjadi tenaga pemasaran yang aktif mendatangi toko-toko dan pusat keramaian untuk memperkenalkan berbagai layanan Kantor Pos, mulai dari pengiriman barang hingga layanan pembayaran berbagai tagihan.

‎Kariernya terus berkembang. Ia pernah bertugas di Kantor Pos Padang Panjang, kemudian di Kantor Pos Bukittinggi, sebelum mendapat kesempatan bekerja selama sekitar dua tahun di Kantor Pos Jakarta Barat.

‎Setelah menikah dan kembali ke kampung halamannya di Lubuk Sikaping, Edo sempat mengundurkan diri dari Kantor Pos dan menjalani berbagai pekerjaan serabutan selama beberapa bulan. Namun kecintaannya terhadap dunia layanan pos membuatnya kembali mendatangi Kantor Pos Lubuk Sikaping untuk menanyakan peluang bekerja kembali.

‎Kesempatan itu akhirnya datang pada tahun 2023 ketika Kantor Pos membutuhkan tenaga honorer. Sejak saat itu Edo kembali bergabung hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan sebagai Branch Manager Kantor Pos Cabang Dua Koto.

‎Menurut Edo, pekerjaannya bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjadi hobi yang telah melekat dalam dirinya. Baginya, proses distribusi barang melalui jaringan pos memiliki nilai pelayanan yang sangat besar bagi masyarakat.

‎Ia pun mengajak masyarakat Kecamatan Dua Koto agar memanfaatkan keberadaan Kantor Pos yang kini telah tersedia di wilayah tersebut sehingga tidak perlu lagi pergi ke Lubuk Sikaping, Panti maupun Talu untuk mengakses layanan.

‎”Kami melayani pengiriman paket ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri. Selain itu masyarakat juga dapat melakukan pembayaran listrik, PDAM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai layanan transaksi lainnya di Kantor Pos Dua Koto,” jelasnya.

‎Dedikasi dan perjalanan panjang Edo menjadi bukti bahwa profesionalisme lahir dari ketekunan, pengalaman, dan kecintaan terhadap pekerjaan. Berangkat dari posisi paling dasar hingga dipercaya menjadi Branch Manager, ia memperlihatkan bahwa inovasi, loyalitas, dan semangat melayani mampu menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi Kantor Pos di tengah derasnya persaingan layanan logistik modern.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close