Medan

Pilkada Sumut 2024, SOKSI: Wagirin Arman Layak Dampingi Bobby Jadi Cawagubsu

Anggota DPRD Deliserdang 5 Priode dan DPRD Sumatera Utara 5 Priode, yang juga Tokoh Jawa dan Penasehat Pujakesuma H. Wagirin Arman, S.Sos.

Medan, dessernews.com
Wakil Ketua Depidar II SOKSI  Sumatera Utara Horas Sitompul mengatakan, H. Wagirin Arman layak mendampingi Cagubsu Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai Cawagubsu, pada gelaran Pilkada Sumatera Utara, Bulan Nopember 2024.

Depidar II Soksi Sumatera Utara menghimbau, Balon Gubernur Provinsi Sumatera Utara Muhammad  Bobby Afif  Nasution, untuk mengajak Penasehat Fraksi Partai Golkar  DPRD Sumatera Utara Priode 2019-2024 H. Wagirin Arman, S.Sos, menjadi pasangannya sebagai Calon  Wakil Gubsu .

Wakil Ketua Depidar II SOKSI Sumatera Utara Horas Sitompul.

Hal itu disampaikan Horas Sitompul kepada Wartawan Desernews, Senin (24/6) di Medan. Dikatakan Horas, mendapatkan pasangan Gubernur dan wakil Gubernur yang sejalan  sekaligus harmonis, tidak mudah serta tidak kalah penting  dengan mencari koalisi partai-partai.

“Untuk memberhasilkan pembangunan Propinsi Sumatra Utara,  yaitu provinsi yang dikenal keras politiknya  dan keras pula karakter masyarakatnya, tidak cukup sebatas memenangkan kontestasi Pilgubsu. Tetapi   kedua pemimpin nantinya, ketika menjabat bisa seiring sejalan bergandengan tangan dan kompak serta harmonis.

Horas mengingatkan Bobby Nasution,   bahwa warga Sumut pernah menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan. Dimana tiga pasangan Kepala Daerah Sumatera Utara, selama tiga priodesasi Gubernur dan Wakilnya terdahulu, belakangan tidak akur, saling intip dan saling sikut, sehingga tidak optimal membangun Sumut.

Cagubsu 2024-2029 Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Oleh karenanya, Pak Bobby dapat menjadikan peristiwa tersebut, untuk berkaca,  jangan sampai asal-asalan memilih Wakil hingga mengalami nasib yang sama,” kata Horas meyakinkan, sembari mengingatkan, jika  Bobby mau berhasil memimpin dan membangun Provinsi Sumut, maka dia  dapat mengajak legenda hidup Partai Golkar H. Wagirin Arman, S.Sos, sebagai pasangannya.

Tua-tua di kursi dewan
Siapa yang tak kenal dengan  Wagirin ? Beliau bisa dikatakan _”Tua-tua dikursi dewan”_, ungkap seorang mantan anggota DPRD Deliserdang dari Partai Golkar.

Beliau sudah  9 priode sebagai anggota DPRD atau 45 tahun dan akan memasuki 50 tahun, karena pada Pileg 2024, beliau juga berhasil meraih kursi DPRD Sumut, untuk Priode2024-2029.

Beberapa tokoh masyarajat di Deliserdang menyebutkan, mulai dari anak remaja, pemuda dan orang tua pasti mengenalnya.

Selain senior di Partai Golkar, beliau juga merupakan sesepuh suku Jawa. Orang-orang suku Jawa di Sumatera Utara, sangat menyayanginya. Pengalaman dan pemahamannya tentang pemerintahan cukup baik.

Beliau juga mengenal serta menguasai situasi dan kondisi daerah provinsi Sumut, baik bidang pemerintahan, Sosial Politik, keamana serta kepeduliannya pada kesejahteraan masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Deliserdang H. Zulkifli Barus bersama Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal Purn. H. Moeldoko.

Sementara itu,  Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Priode 2015-2020 H. Zulkifli Barus menyebutkan, Penasehat Fraksi Partai Golkar DPRD  Sumatera Utara H. Wagirin  Arman, S.Sos, sangat layak  dicalonkan DPP  Partai Golkar menjadi Calon Wakil  Gubernur   mendampingi Bobby Nasution, yang sudah mendapat tiket maju Pilkada dari Partai Gerindra bersama  Partai  Golkar, sebagai Calon Gubernur Sumatra Utara priode 2024-2029.

H. Zulkifli Barus mengatakan hal itu, ketika merepson pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Ahmad Dolly Kurnia Tanjung.

H. Ahmad Dolly menyatakan, bahwa DPP Partai Golkar telah mengusung dan  mendukung kader Partai Gerindra Bobby Nasution, sebagai Calon Gubernur Sumatra Utara. Seiring dengan itu, kata dia, DPP Partai Golkar juga akan mengusulkan kadernya sebagai Calon Wakil Gubsu.

Sumber lain menyebutkan, ada tiga  kader Partai Golkar nantinya bakal diusulkan mendampingi Bobby Nasution, yaitu Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajeksyah, Ketua HIPMI Pusat Akbar Buhari dan senior Partai Golkar yaitu Ketua DPRD Sumut Priode 2014 – 2019 H. Wagirin Arman.

Menurut Zulkifli Barus, H. Wagirin Arman   merupakan politikus  bersih serta dikenal luas ditengah-tengah  masyarakat Sumatra Utara. Track Record-nya tidak perlu diragukan lagi. Dia juga Caleg  terpilih  untuk DPRD Sumut Priode tahun 2024-2029.

Dengan demikian, sudah dan akan  10 kali Wagirin Arman dilantik menjadi  anggota DPRD.Yaitu  lima Priode ditingkat Kabupaten Deli Serdang dan lima Priode di tingkat DPRD Sumut. Prestasi beliau, pernah Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang dan Ketua DPRD Provinsi  Sumatra Utara.

Selain tokoh politik, beliau juga dikenal  sebagai  sesepuh masyarakat Jawa,  posisi  diorganisasi etnis terbesar di Sumatra Utara ini, duduk sebagai penasehat Pujakesuma (Putera Jawa Kelahiran Sumatera), baik ditingkat Provinsi Sumut, maupun penasehat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pujakesuma.

Selain itu, H. Wagirin Arman yang diberi marga Ginting oleh etnis Karo,  merupakan politisi dapat diterima semua golongan, baik dikalangan  pemuka agama maupun dari berbagai suku di Sumatra Utara. Beliau juga memiliki komitmen dan patuh terhadap peraturan serta  perundang-undangan.

H. Zulkifli Barus bersama beberapa warga etnis Jawa dan Pengurus Pujakesuma.

Tentu atas kewenangan sebagai seorang wakil Gubernur, maka nantinya diyakini Wagirin Arman akan loyal kepada Gubernurnya.

Sehingga  pemerintahan Bobby bersama  Wagirin dapat berjalan efektif,  harmonis sampai berakhir masa tugas mereka. Kondisi seperti itu sangat dibutuhkan warga Sumatera Utara, karena  pemimpin yang akur dan kompak pada gilirannya dapat bekerja membangun daerah secara maksimal. Tidak seperti 15 tahun belakangan, Gubernur dan Wakil Gubernur tidak akur alias tengkar melulu, hingga tidak henti-hentinya menjadi buah bibir masyarakat Sumatra Utara, malah ada yang masuk hotel prodeo.

Mulali dari Priode Gubernur  alm. Syamsul Arifin, disebut-sebut tidak harmonis dengan wakilnya Gatot Pujo Nugroho. Selanjutnya giliran  Gatot Pujo Nugroho Gubsu  dengan wakilnya H. T. Eri Nuryadi, juga tidak harmonis.

Demikian pula Edy Rahmayadi bersama Musa Rajeksyah juga tidak akur. “Maka diharapkan, kedepan kondisi malu-malui seperti itu tidak akan  terjadi lagi didaerah Sumatera Utara, dibawah kepemimpinan Gubsu Bobby dan Wagubsu Wagirin,” pungkas H. Zulkifli Barus.
Penulis : H. Suhartoyo, QIA

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close