Ketua PJTK Kecam Tindakan Arogansi Bacalon Bupati Karo Tahun 2024

Tanah Karo, desernews.com
Terkait sikap arogan yang dilakukan oleh Bobby Tarigan terhadap Sekertaris PJTK Jhon Junaidy Ginting (46) warga Jalan Samura Komplek Latersia Kelurahan Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe menjadi pembicaran hangat ditengah tengah masyarakat dan juga kedai kopi.
Bahkan Ketua Persadan Journalis Tanah Karo (PJTK) Amry Kesuma Pelawi mengecam dan menyesalkan sikap tindakan arogansi Bobby Tarigan terhadap Sekretaris PJTK John Ginting yang terjadi pada Minggu (11/6/2023) sekira jam 20:30 wib di Jalan Samura.
Menurutnya, apa yang menjadi permasalahan bisa bicarakan baik-baik, bukan langsung marah-marah dan ancam segala.
Dan menurut keterangan dari Jhon Juneidy Ginting yang juga Kabiro www.topkota.co, bahwa sebelum Bobby mendatanginya bersama dua orang temannya ke Kedai Kopi Terus Jaya tak jauh dari Masjid Taufiq di Jalan Samura, Bobby Tarigan terlebih dahulu mendatangi rumahnya dan bertemu dengan anaknya, Shella Beru Ginting (12).
Bobby Tarigan langsung menanyakan Ini rumah John Ginting, mana dia katanya dengan suara agak lantang pada anak dibawah umur itu sehingga dia pun ketakutan.
“Dari sini kita menilai, apa tujuan mereka bertiga apa mendatangi rumah Jhon Ginting berarti sudah direncanakan dan mencari informasi terlebih dahulu alamat rumah John sebelum bergerak.” Kata Amry KS Pelawi, Selasa (13/6/2023)
Disambungnya lagi, dari cara Bobby Tarigan ini kita menduga ada maksud tertentu, apakah ingin mencelakai Jhon Ginting. Sebab Bobby Tarigan bersikeras memaksakan John Ginting agar menaiki mobilnya. Seandainya permintaan Bobby Tarigan dituruti, maka mungkin saja keselamatan John Ginting terancam.
“Kalau Jhon Ginting dibawa pakai mobilnya, bisa-bisa dia dihajarnya di dalam mobil itu, dan bisa-bisa ada lagi orang yang menunggu didalam mobilmya.” Ujarnya.
Berdasarkan tindakannya yang arogan itu saya sangat menyelesaikannya karena sangat tidak pantas dan tidak ada etika yang diperlihatkannya. Sementara Bobby Tarigan yang dipanggil “Botar” itu yang katanya Calon Bupati Karo Tahun 2024 mendatang.
“Seharusnya calon pemimpin Itu harus bijak dan sopan bertutur kata dan siap menerima kritikan yang sehat untuk membangun bukan asal ditelan mentah-mentah. Kita di Tanah Karo ini sangat kental adat istiadat dan mengedepankan tutur Merga Silima, Tutur Siwaluh, Rakut Siteluh, Perkaden kaden Sepuluh Dua Tambah Sada. Ini harus dikedepankan, kalau mau jadi pemimpin harus berjiwa besar”Jelas Amri KS. Pelawi.(FS-Ring)




