Daerah

Siswa Tewas Tersengat Listrik, Buruknya Pengawasan di SMPN 1 Simangambat

Ketua LPP Tipikor RI Akhirruddin Siregar, angkat bicara terkait Siswa Tewas Tersengat Listrik di SMPN 1 Simangambat.

Paluta, desernews.com
Miris, akibat buruknya pengawasan terhadap siswa-siswi dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas dan bangunan sekolah, seorang siswa berinisial RG (15 th) meregang nyawa pada, Rabu (8/3) kemarin, akibat tersengat listrik saat jam belajar mengajar berlangsung di SMP Negeri 1 Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Akibat peristiwa tertersebut, Ketua LPP Tipikor RI Akhirruddin Siregar, angkat bicara dan mengecam keras seluruh komponen pegawai negeri sipil yang berprofesi di bidang pendidikan.

“Kelalaian yang terjadi di SMP Negeri 1 Simangambat adalah tanggung jawab pengawas pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara,” ungkapnya kepada Waspada Online, Kamis (9/3).

Akhirruddin menambahkan, atas peristiwa tersebut pihak penegak hukum dalam hal ini Polres Tapsel agar mengusut tuntas karena karena telah menimbulkan korban jiwa akibat dari kelalaian pihak sekolah.

“Peristiwa tersebut seharusnya tidak boleh terjadi di dalam dunia pendidikan. Karena sekolah merupakan tempat menimba ilmu bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi saat jam istirahat sekolah sekitar jam 10 WIB, saat korban dan teman temannya sedang bermain di halaman belakang kelas mereka dan tanpa sengaja memegang kabel fitting lampu yang dalam keadaan terbuka dan masih ada aliran listriknya.

Sebelum tewas, korban sempat berteriak minta tolong. Melihat kejadian tersebut, teman-temannya berusaha melaporkan kejadian kepada penjaga sekolah dan berusaha memukul tangan kiri korban dengan menggunakan pecahan gypsum.

Selanjutnya, dengan dibantu personel Polsek Padang Bolak yang bertugas di Pospol Simangambat, korban dilarikan ke Puskesmas Desa Langkimat Kecamatan Simangambat, menggunakan mobil ambulans guna pemeriksaan medis luar. Namun naas, nyawa korban tidak dapat tertolong. Dari hasil pemeriksaan oleh tenaga medis, korban mengalami luka bakar pada jari tengah dan ibu jari serta luka gores di bahu kiri.(wol/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close