Daerah

Dipolisikan karena Lecehkan Siswi, Oknum Guru di Sergai Minta Maaf dan Memohon Tidak Diproses Hukum

Oknum Guru di Sergai Lecehkan Sembilan Siswi Minta Maaf.

Sergai, desernews.com
Oknum guru SMK Negeri di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berinisial MPS diduga melakukan pelecehan terhadap sembilan siswi dengan modus tes perawan, akhirnya meminta maaf atas perbuatannya.

Pernyataan itu disampaikannya saat dilakukan mediasi dengan para siswi, kepala sekolah dan orang tua murid di kantor kepala sekolah, Rabu (9/11). Meski sempat berkelit dengan berbagai alasan, MPS akhirnya mengakui perbuatannya.

Guru berstatus PNS dan mengajar bidang studi olahraga tersebut mengaku khilaf telah melakukan pelecehan terhadap siswinya. Dengan wajah memelas dia bermohon agar para siswi dan orang tua tidak melaporkannya ke Polres Sergai.

“Saya salah, saya minta dengan hormat kepada kalian semua bantulah saya. Kalau kalian bilang sudah melaporkan sampai ke polisi, saya minta bantu, mintak tolong kali sama kalian kalau ada ucapan saya secara pribadi melukai hati, saya akui saya khilaf bantulah,” kata MPS saat dimediasi.

“Saya siap meminta maaf di depan orang banyak untuk memulihkan nama baik, kepada siswa dan alumni saya meminta maaf. Memang iya saya ada bilang begitu,” kata MPS sambil menundukkan kepala dan bersimpuh.

Mendengar pernyataan MPS, para siswi mengaku telah memaafkan gurunya tersebut. Meski begitu, mereka tidak akan mencabut laporan yang sudah mereka buat ke Polres Sergai.

MPS terkulai lemas memegang kepalanya sambil terus memohon kepada korban. “Saya akan membantu kalian, saya akan ingat selalu dengan kalian. Saya minta maaf dan saya tidak ada bermaksud seperti itu. Saya minta bantuan kepada kalian semua,” sebutnya.

Kepala sekolah, EP, mengatakan pihaknya sudah melakukan mediasi dengan pelaku dan orang tua siswi. Namun, para korban tidak mau berdamai dengan pelaku.

“Sudah mediasi tapi tidak ada hasil, korban tidak mau berdamai, jadi kita serahkanlah kasus ini ke pihak penegak hukum. Untuk permintaan agar pelaku tidak mengajar di sini kita akan sampaikan ke Kepala Cabang Dinas Provinsi,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru SMK Negeri di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berinisial MPS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sembilan siswi dengan modus tes perawan. Kasus tersebut telah dilaporkan para orang tua korban ke Polres Sergai, Selasa (8/11).(wol/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close