Daerah

Usai Diberitakan Kasek SMAN I Tanjung Morawa Mendadak Sakit

SMA Negeri I Tanjung Morawa

Tanjung Morawa, desernews.com
Sehari setelah dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat kepermukaan, Pelaksana Kepala Sekolah SMA Negeri I Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang mendadak sakit.

“Saya lagi di rumah. Saya sedang sakit dan gak bisa masuk kantor,”jelas Irsan Kamil, Pelaksana Kepala Sekolah SMAN I Tanjung Morawa ketika dikonfirmasi via seluler, Kamis (20/1/22) siang.

Diberitakan, sebagian dana BOS yang diterima sekolah tersebut kabarnya digunakan untuk membeli mobil pribadi oknum pelaksana kepala sekolah.
Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Irsan Kamil.

“Gak mungkin lah bisa seenaknya kita pakai dana BOS. Apalagi sampai untuk membeli mobil. Setiap pencairan dan kegunaan dana BOS selalu ada berita acaranya,”jawab Irsan Kamil sambil tertawa saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (19/1/22).

Jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai seribuan orang. Saat pencairan dana BOS per triwulannya oknum pelaksana kasek yang mengambilnya langsung tanpa melibatkan bendahara. Meski saat pergi ke bank untuk pencairan pelaksana kasek mengikutsertakan bendahara.

Kemudian dana komite per siswa sebesar Rp 600 ribu dalam setahun disebut-sebut didoublekan berikut dengan laporan pertanggungjawabannya.

Menurut keterangan sejumlah guru di sekolah tersebut, saat baru menjabat, pelaksana kasek hanya mengendarai sepeda motor.

Tak lama bertugas, dana BOS di sekolah tersebut cair. Iapun kemudian berganti kenderaan.(03/DN)

Related Articles

2 Comments

  1. BERITA SAMPAH……. ASAL BIKIN BERITA SEBELUM TAU KEBENARAN…. DARI JAMAN MENDIANG JAMES YANG BANYAK MENGGELAPKAN UANG ITU ADALAH BENDAHARA SMAN 1 TANJUNG MORAWA… ROSLINDE PURBA ITU YANG PERLU KALIAN USUT BUKAN KASEK…..

  2. Bisa kalian tanya polsek lubuk pakam si roslinde purba pernah dikasuskan sama istri mendiang pak james karena meenggelapkan uang BOS 200juta tapi karena yang bersangkutan sudah meninggal akhirnya kasus ditutup. uang komite sekolah juga 100% dikekola oleh roslinde purba setelah diusut hampir 150 juta terjadi penyimpangan terindikasi dikorupsi oleh roslinde purba sebagai bendahara komite waktu itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close