Serahkan Alsintan, Bupati Sergai : Manfaatkan dan Rawat Sebaik-baiknya

Sei Rampah, desernews.com
Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pra-panen bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 kepada petani.
Dalam laporannya pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian Serdangbedagei Dedy Iskandar SP, MM, menyampaikan, bantuan berupa 117 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang diberikan kepada para petani berasal dari DAK Fisik Bidang Pertanian Tahun Anggaran 2023 senilai Rp 2.688.000.000, dan diserahkan kepada 117 kelompok tani dari 34 desa di 12 kecamatan se-Kabuoaten Serdangbedagei.
Penyerahan bantuan dilaksanakan bertempat di Kantor Dinas Pertanian Pemkab Serdangbedagei, Sei Rampah, Senin (7/8/2023).
Bupati Darma Wijaya pada bagian lain sambutannya menyampaikan, pertanian adalah tulang punggung perekonomian negara kita, dan dengan langkah-langkah tepat, petani Sergai diharapkan dapat meraih kemajuan luar biasa dalam produksi dan produktivitas hasil pertanian.
Pembangunan pertanian mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Karena stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan.
Hal ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sergai yang dijabarkan melalui Sapta Dambaan yaitu Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan.
“Mandiri secara usaha dan berkelanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Bupati.
Dikatakan Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini menjelaskan, dalam hal memenuhi kebutuhan hidup, mayoritas masyarakat Sergai memiliki mata pencaharian bertani.
Karena itu menurutnya, pertanian merupakan komoditi unggulan Kabupaten Sergai baik tanaman padi sawah, holtikultura, maupun perkebunan dan menjadi salah satu penyangga kebutuhan bahan pokok (beras) di Provinsi Sumatera Utara setelah Deli Serdang, dengan luas areal persawahan mencapai 29.142 ha.
Menurut data, Kabupaten Sergai Tahun 2023 dari lahan sawah yang ada mampu berkontribusi menghasilkan produksi padi sebesar 431.378 ton pertahun tanam.
Salah satu faktor pendukung dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Sergai adalah dengan menggalakkan mekanisasi pertanian secara menyeluruh.
Karena penggunaan alsintan di lokasi yang sesuai dapat menekan ongkos produksi, mengefektifkan waktu digunakan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani cukup tinggi.
Dengan menggunakan alsintan semua tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
“Namun demikian, jumlah alat dan mesin pertanian masih sangat sedikit dibanding luas lahan yang ada,” ucapnya.
Wiwik merinci, adapun alsintan yang akan diserahkan yaitu rice transplanter sebanyak 25 unit, cultivator sebanyak 58 unit, dan pompa air sebanyak 34 unit, atau total sebanyak 117 unit bantuan.
Bupati berharap, alat mesin pertanian ini dapat memicu transformasi teknologi menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.
Teknologi mekanisasi tersebut harus mencakup dari hulu sampai hilir sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, akan tetapi kesejahteraan petani.
Harapan kami kepada seluruh kelompok tani penerima bantuan agar nantinya alat dan mesin pertanian yang diterima dapat dimanfaatkan dan dipelihara sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan produksi dan indeks pertanaman secara berkelanjutan.
Mesin yang tidak dirawat cenderung cepat rusak dan jika alsintan sudah memperlihatkan rusak ringan, tapi tidak dilakukan perbaikan, maka rusak ringan ini akan menjadi rusak berat.
Selain itu, alsintan yang ada juga harus digunakan seoptimal mungkin, jangan sampai alsintan tidur dan tidak terpakai dan akhirnya rusak,” pesan Bupati.
Dia juga mengimbau kepada seluruh petugas pertanian seperti mantri tani kecamatan, penyuluh pertanian lapangan, dan petugas pengamat hama dan penyakit tanaman, agar melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kelompok tani dalam mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian.
“Persiapkan dan bimbing kelompok taninya agar dapat memaksimalkan alsintan yang diterima sehingga dapat meningkatkan daya saing dan perbaikan kesejahteraan petani,” tandasnya. (Sty/Rel)




