Profil Jorong Sentosa: Kepemimpinan Jusni dan Sinergi Wali Nagari Cubadak Tengah Mendorong Kemajuan Masyarakat

Pasaman (Dua Koto), desernews.com
Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat merupakan nagari hasil pemekaran dari Nagari Cubadak yang terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor pembangunan.
Dibawah kepemimpinan Wali Nagari Drs. Sulhaddi, sosok pemimpin senior yang dikenal berpengalaman dan memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan.
Nagari Cubadak Tengah terus bergerak membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Nagari Cubadak Tengah terdiri atas dua kejorongan, yakni Jorong Batang Tuhur dan Jorong Sentosa.
Kedua wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nagari melalui sinergi antara pemerintah nagari dan pemerintahan jorong.
Di Jorong Sentosa, roda pemerintahan dipimpin oleh Jusni, seorang kepala jorong yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Sosoknya dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, tegas, serta dekat dengan masyarakat.
Kepemimpinannya dinilai mampu menciptakan suasana yang harmonis sekaligus responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan warga
Jorong Sentosa membawahi delapan kampung, yaitu Kampung Kubang, Kampung Pauh, Kampung Simpang Kalam, Paya Baringin, Kampung Kincat, Kampung Tengah, Koto Panjang, dan Kampung Pagaran.
Wilayah ini memiliki 678 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sebanyak 2.502 jiwa, terdiri dari 1.316 laki-laki dan 1.186 perempuan, berdasarkan data per 29 Juni 2026.
Secara geografis, Jorong Sentosa berbatasan di sebelah utara dengan wilayah Jorong Sentosa Nagari Cubadak Tengah, di sebelah selatan dengan Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, di sebelah timur dengan Jorong Tiga Muara, Nagari Cubadak, serta di sebelah barat berbatasan dengan Jorong Pembangunan, Nagari Cubadak Barat.
Dalam bidang pendidikan, Jorong Sentosa memiliki fasilitas yang cukup memadai, yakni 3 unit TK/PAUD serta 2 unit SD/MI. Sementara pada sektor keagamaan tersedia 9 masjid, 7 musala, 10 TPQ, dan 8 Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang menjadi pusat pembinaan pendidikan agama dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Fasilitas kesehatan juga tersedia melalui 1 unit puskesmas dan 1 unit polindes. Adapun sarana penunjang lainnya meliputi 2 unit sarana air bersih(bak air minum), 4 unit MCK, serta 4 unit Pamsimas yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Disektor infrastruktur, Jorong Sentosa memiliki jaringan jalan sepanjang 4.500 meter jalan beraspal, 4.000 meter jalan perkerasan, serta 5.000 meter jalan yang masih belum diperkeras.
Sementara itu, sarana transportasi masyarakat terdiri atas 38 unit mobil pribadi, 4 unit mobil penumpang, dan 953 unit kendaraan roda dua.
Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Nagari Cubadak Tengah di bawah kepemimpinan Drs. Sulhaddi dengan Pemerintah Jorong Sentosa yang dipimpin Jusni.
Kolaborasi keduanya dinilai mampu menjaga stabilitas pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan kepemimpinan yang berpengalaman di tingkat nagari dan sosok kepala jorong yang energik, komunikatif, serta peduli terhadap kebutuhan warganya, Jorong Sentosa terus berkembang sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Komitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat, membangun kebersamaan, serta menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan Jorong Sentosa sebagai bagian penting dari Nagari Cubadak Tengah.(H.Eddi Gultom)




