Kepedulian Nyata Kadisdik Pasaman dan Dukungan Bupati Welly Suhery Dorong Kemajuan Pendidikan hingga ke Pelosok Daerah

Pasaman, desernews.com
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memajukan sektor pendidikan terus menunjukkan hasil nyata.
Dibawah kepemimpinan Bupati Pasaman, Welly Suhery, ST, serta didukung penuh oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, S.Pd., M.Pd., berbagai program strategis pendidikan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Muslim dikenal sebagai sosok pemimpin yang lebih memilih turun langsung ke lapangan dibanding hanya berkutat di balik meja kerja.
Ditengah kesibukannya mengelola sektor pendidikan, ia rutin mengunjungi sekolah-sekolah yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman guna memastikan pelayanan pendidikan berjalan dengan baik serta mendengarkan langsung kebutuhan para guru dan siswa.
Bagi Muslim, Kecamatan Dua Koto memiliki nilai historis tersendiri. Wilayah tersebut menjadi saksi awal perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara. Setelah lulus menjadi PNS, ia mengabdikan diri selama lima tahun sebagai tenaga pendidik di SMAN 1 Dua Koto.
Pengalaman mengajar di daerah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan memberikan kesan mendalam bagi Muslim. Setiap hari ia harus menempuh perjalanan pulang-pergi dari Lubuk Sikaping menuju lokasi tugasnya.
Pengalaman itulah yang membentuk kepeduliannya terhadap para guru yang bertugas di daerah terpencil dan memiliki keterbatasan akses.
Karena memahami secara langsung tantangan yang dihadapi para pendidik, Muslim selalu menekankan kepada seluruh jajarannya agar memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada para guru yang datang mengurus berbagai administrasi di kantor Dinas Pendidikan.
”Kalau bisa diselesaikan secara cepat jangan diperlambat. Selesaikan dengan cepat dan tepat agar mereka merasa nyaman dan bisa segera kembali ke tempat tugas maupun ke rumah mereka,” tegas Muslim kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Tidak hanya fokus pada pelayanan, Muslim juga memiliki visi besar terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Pasaman.
Ia berharap dalam empat tahun ke depan seluruh sekolah yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki secara bertahap, sementara dalam dua tahun ke depan masyarakat sudah dapat melihat perubahan yang signifikan di berbagai satuan pendidikan.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Pasaman telah mendapatkan perhatian serius melalui program rehabilitasi dan peningkatan sarana pendidikan.
Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Pasaman, Welly Suhery, yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Salah satu program yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat adalah kebijakan pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik.Program ini dinilai mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar siswa.
Kepala SD Negeri 04 Setia Andilan, Elsa Junaedi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, program seragam sekolah gratis merupakan terobosan yang sangat membantu masyarakat.
”Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Pasaman yang memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa.
Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Bupati Pasaman Welly Suhery dan Kepala Dinas Pendidikan Muslim terus berlanjut sehingga mampu menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas, berprestasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Dengan kepemimpinan yang responsif, kedekatan dengan masyarakat, serta komitmen kuat dalam membangun pendidikan hingga ke pelosok nagari, Bupati Welly Suhery dan Kadisdik Muslim dinilai telah menghadirkan harapan baru bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Pasaman.
Berbagai program yang telah berjalan menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi wacana, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(H.Eddi Gultom)




