Daerah

Sering Diolok-olok Karena Cacat Dibagian Wajah, Lajor Tikam Korbannya Hingga Tewas

Tersangka IG Alias Lajor Alias Poso diamankan Polisi.(Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Insiden berdarah terjadi di desa Sukababo Kecamatan Juhar Kabupaten Karo yang terjadi pada hari Rabu (24/7/2024) sekira pukul 01:30 wib. Kejadian itu terjadi di teras salah satu kedai kopi membuat warga geger dan korbannya bernama Ramli Ginting (44) warga desa Sukababo Kecamatan Juhar mengalami luka tikaman senjata tajam dan ambruk seketika

Akibat luka yang dideritanya, nyawa Ramli Ginting tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia

Kapolsek Juhar, AKP A. Nainggolan, SH membenarkan adanya kejadian itu dan
pemicunya diduga adanya perselisihan antara korban dan pelaku berinisial IG alias Lajur alias Poso(34) warga desa yang sama.

“Korban mengalami.luka tikaman dibagian perut, dada dan luka robek dibagian pergelangan tangan kiri,” ujarnya.

Dilanjutnya lagi, dari keterangan beberapa saksi terjadinya insiden ini diduga karena tersangka menaruh dendam kepada korban
karena korban sering membuli tersangka

“Tersangka ini mengalami cacat pada bagian wajah akibat pernah mengalami lakalantas beberapa tahun lalu. Sebelum terjadinya penikaman, pelaku kembali diolok-olok korban sehingga pelaku emosi, saat korban mau pulang ke rumah, pelaku langsung menyerangnya dengan senjata tajam. Saat tiba di TKP, kami menemukan korban dalam keadaan tergeletak diteras kedai kopi itu dalam keadaan berlumuran darah dan tidak bergerak lagi,” ucapnya.

Barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian sebuah sarung pisau dan langsung mengejar pelakunya. Tersangka IG Alias Lajor alias Poso berhasil ditangkap hari itu juga sekira jam 19.00 WIB saat sembunyi di perladangan Pintu Lawit desa Sukababo.

“Untuk tersangka diancam melanggar pasal 340 Subs 338 Lebih Subs 351 ayat (3) dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara,” jelas A. Nainggolan.(FS-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close