Sebelum Berangkat, Pemkab Karo Njujungi Beras Piher Kepada 13 Orang Calon Jemah Haji

Njujungi beras piher [Tepung Tawar] merupakan salah satu tradisi masyarakat Karo sebagai bentuk doa, dukungan, serta ungkapan kebersamaan kepada para calon jemaah haji sebelum berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Acara njujungi beras piher ini dilakukan oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, kepada 13 orang jemaah haji dari Kabupaten Karo Tahun 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Aula Rakoetta Brahmana, Kabanjahe, Senin [20/04/2026].
Dalam sambutan Bupati Karo Antonius Ginting yang disampaikan oleh Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, harapan dan doa kepada para calon jemaah haji agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami masyarakat Karo dengan penuh sukacita mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji dan semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Wakil Bupati Karo.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo bersama keluarga jemaah dan masyarakat menyerahkan beras secara simbolis kepada para calon jemaah haji.
Tradisi Njunjungken Beras Piher mengandung makna harapan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Para jemaah direncanakan akan diberangkatkan pada 24 April 2026 dari Masjid Agung Kabanjahe menuju Asrama Haji Medan dan selanjutnya berangkat ke Tanah Suci pada Tanggal 25 April 2026.
Kegiatan ini turut didampingi oleh unsur Forkopimda Karo, Sekda Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., para Asisten Setda Kab. Karo, para Staf Ahli, Para Kepala OPD, Kepala Kementerian Agama Kab. Karo, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karo, Staf Ahli TP PKK Ny. Dahlia Komando Tarigan, perwakilan Bank BSI dan Bank Sumut, MUI, NU, FKUB, Muhammadiyah, Al-Wasliyah, IPHI, tokoh agama, serta calon jemaah haji Kabupaten Karo Tahun 1447 H/2026 M.[FS-Ring]




