Satu Rumah Permanen di Tebingtinggi Dilalap Sijago Merah, Kerugian Ratusan Juta

Tebingtinggi, dessernews.com
Satu unit rumah permanen milik Ali Imron (53) terletak di Jalan Swadaya Lingkungan III Kelurahan Berohol Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, dilalap sijago merah, Sabtu (12/8).
Usai menerima informasi, Fire Fighter Team A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemko Tebingtinggi meluncur ke lokasi. Disusul sejumlah personil Polres dan Tim INAFIS.
Menurut keterangan, peristiwa kebakaran terjadi sekira Pukul 04.20 Wib. Pada saat itu, pemilik rumah Ali Imron hendak shalat subuh kemesjid, tapi tiba-tiba mendengar suara dari arah kamar kosong bagian belakang.
Seketika Ali Imron bertanya kepada isterinya, suara apa itu, dijawab isterinya istri mungkin tikus bang.
Namun ianya merasa curiga dan mengecek kekamar belakang dan sewaktu membuka pintu, Ali Inran terkejut melihat lemari sudah terbakar dan asap mengepul.
Ali Imran panik, terus berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan Ali Imron terdengar tetangganya Herianto dan Muhammad Nuh. Ketiganya berupaya memadamkan api di bantu oleh warga yang lain dengan peralatan seadanya.
Atas kejadian tersebut, ada warga yang melaporkan kepada Pihak Polres Tebingtinggi dan Dinas Kebakaran Kota Tebingtinggi.
Mendapat laporan, pihak Damkar segera meluncur kelokasi, sehingga kebakaran yang lebih besar dapat di tanggulangi, setelah empat Unit Damkar Kota Tebingtinggi memadamkan api.
Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Penyebab kebakaran diduga akibat adanya korsleting listrik yang menimbulkan percikan api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi Halim Purba ketika di konfirmasi menjelaskan, di harapkan kepada warga agar selalu memperhatikan lingkungan rumah, jauhkan berbagai benda yang memiliki sifat mudah terbakar dari segala sumber api.
Kebakaran rumah bisa disebabkan oleh bermacam-macam hal, misalnya puntung rokok, lilin yang dinyalakan saat listrik padam, atau kompor yang digunakan untuk memasak.
”Ketika suhu di sekitar sumber api meningkat dan terdapat benda seperti kertas atau plastik di dekatnya, maka benda yang mudah terbakar tersebut akan memanas,terbakar, dan dapat menyebabkan kobaran api yang lebih besar.” Ujar Halim Purba.(Sty)




