Nusantara

Responsif Tangani Konflik Satwa Liar, Kapolsek Panti Dampingi Pemasangan Perangkap Beruang di Panti Selatan

‎Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Pasaman didampingi personel Polsek Panti  melakukan pemasangan perangkap satwa di kawasan perkebunan warga Koto Baru.

‎
‎Pasaman (Panti), desernews.com
‎Langkah cepat dan responsif jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Panti dalam menyikapi kemunculan satwa liar jenis beruang mendapat apresiasi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga sekaligus menjaga agar konflik antara manusia dan satwa liar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
‎
‎Setelah sebelumnya seorang warga dilaporkan mengalami serangan dan gigitan binatang buas saat berada di kebun karet milik Yulnitawati di Koto Baru, Jorong Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, langkah penanganan kemudian dilakukan secara terpadu.
‎Pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Pasaman melakukan pemasangan perangkap satwa di kawasan perkebunan warga Koto Baru.
‎
‎Kegiatan tersebut mendapat pendampingan personel Polsek Panti, Wali Nagari Panti Selatan serta masyarakat setempat. Kehadiran aparat kepolisian dalam proses tersebut dinilai penting, tidak hanya dari aspek pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi rawan kemunculan satwa liar.
‎
‎Kapolsek Panti IPTU Arifin SH menunjukkan perhatian serius terhadap kondisi tersebut dengan memastikan proses pemasangan perangkap berlangsung aman, tertib dan terkoordinasi.
‎
‎ Pendekatan yang dilakukan juga mencerminkan pentingnya sinergi antara kepolisian, BKSDA, pemerintah nagari dan masyarakat dalam menangani persoalan satwa liar.
‎
‎Langkah tersebut menjadi bukti bahwa keamanan masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan tindak kriminal, tetapi juga mencakup respons terhadap berbagai potensi ancaman keselamatan yang muncul di lingkungan masyarakat.
‎
‎Kapolsek Panti IPTU Arifin SH bersama personelnya terus melakukan pendampingan dan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali beruang tersebut. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan maupun memicu satwa menjadi agresif.
‎
‎Berdasarkan laporan di lapangan, selama kegiatan pemasangan perangkap berlangsung, situasi di kawasan perkebunan warga Koto Baru terpantau aman dan terkendali.
‎
‎Respons cepat yang ditunjukkan Polsek Panti di bawah kepemimpinan IPTU Arifin memperlihatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan humanis. Koordinasi lintas instansi yang dilakukan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memberikan ketenangan kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan.
‎
‎Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila kembali menemukan keberadaan beruang atau satwa liar lainnya, serta menghindari upaya menangkap, mengejar atau melukai satwa tersebut secara mandiri.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close