Raditya Bayu Pratama Wakili Pasaman Barat pada Musabaqah Tahfiz Qur’an Tingkat Sumbar di Padang

Pasaman Barat, desernews.com
Seorang santri muda asal Kabupaten Pasaman, yang mewakili Kabupaten Pasaman Barat, Raditya Bayu Pratama. Dia dipercaya mewakili Kabupaten Pasaman Barat dalam ajang Musabaqah Tahfiz Qur’an tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Padang.
Babak penyisihan dilaksanakan mulai tgl 2 sampai 13 Maret 2026. Sedabgkan yang tampil hanya dua kabupaten perhari,tanggal 13 pengumuman siapa yang masuk final dan Sabtu(14/3/2026) pengumuman hasil final.
Raditya merupakan santri pondok pesantren Darul Hadist yang saat ini menimba ilmu di pesantren yang berada di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Keikutsertaannya dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat di daerahnya.
Raditya adalah anak pertama dari pasangan Maksum Siregar dan Evi Susafrenti yang tinggal di Silang Empat,Cubadak Barat,Kecamatan Dua Koto,Kabupaten Pasaman. Sejak kecil ia dikenal sebagai anak yang tekun dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
Ketekunan dan kedisiplinannya selama menempuh pendidikan di pesantren membawanya terpilih sebagai perwakilan daerah untuk mengikuti Musabaqah Tahfiz Qur’an tingkat Sumatera Barat.
Keikutsertaan Raditya diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Pasaman Barat di tingkat provinsi. Selain itu, ajang ini juga menjadi wadah bagi para penghafal Al-Qur’an untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Keluarga besar, sahabat, serta masyarakat di Pasaman dan Pasaman Barat turut memberikan dukungan dan memanjatkan doa agar Raditya Bayu Pratama dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik dalam perlombaan tersebut.
“Semoga Raditya diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti musabaqah ini serta mampu membawa pulang gelar juara untuk Pasaman Barat,” ujar salah seorang kerabat keluarga.
Partisipasi Raditya dalam Musabaqah Tahfiz Qur’an tingkat provinsi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk semakin mencintai dan menghafal Al-Qur’an.(H.Eddi Gultom)




