Pendidikan Pascabencana Aceh Jadi Model Penanganan Nasional

Banda Aceh, desernews.com
Penanganan pendidikan pascabencana di Provinsi Aceh dinilai berhasil dan berpotensi menjadi model penanganan nasional dalam menjamin keberlanjutan layanan pendidikan di situasi darurat.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Aceh, Iskandar Muda Hasibuan, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, pada 1 Februari 2026.
Menurut Iskandar, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah daerah, satuan pendidikan negeri dan swasta, serta dukungan masyarakat. Koordinasi lintas pemangku kepentingan memungkinkan proses pembelajaran tetap berjalan melalui skema pendidikan darurat, penyesuaian kebijakan pembelajaran, dan penguatan dukungan religiusitas dan spritualitas.
Ia menegaskan bahwa praktik baik yang diterapkan di Aceh sejalan dengan arah kebijakan nasional Kemendikdasmen dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh, adaptif, dan inklusif terhadap risiko bencana.
Pengalaman Aceh diharapkan dapat direplikasi dan diintegrasikan dalam strategi nasional penanganan pendidikan pada kondisi kedaruratan.(T. Jamaluddin)




