Nasional

Kapolres Pasaman Pimpin Apel Kesiapan Personel dan Sarpras Operasi Mantap Praja Singgalang Tahun 2024

Ist.

Pasaman, desernews.com
Dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mantap Praja Tahun 2024, Polres Pasaman menggelar apel pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Operasi Mantap Praja Singgalang 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor bupati Pasaman di Lubuksikaping, Senin 26 Agustus 2024.

Apel untuk pengecekan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman AKBP Yodho Huntoro SIK, MIK bersama dengan Pejabat Utama Polres dan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja Singgalang 2024.

Apel tersebut melibatkan beberapa satuan diantaranya, Satuan Polres Pasaman, Kodim 0305 Pasaman, Satpol PP dan Damkar, PolsusPas, Dinas Perhubungan, KPU Pasaman dan Bawaslu Pasaman,

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pasaman diwakili oleh Sekda Pasaman Yasri Uripsyah, Ketua DPRD Pasaman Adel Nefri Asfandi, Mewakili Kajari Pasaman, Kasdim 0305 Pasaman, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala OPD dan Ormas.

Kapolres Pasaman Yudho Huntoro S.I.K, M.I.K selaku Inspektur apel dalam sambutanya menyebutkan penyelenggaraan gelar pasukan singgalang dalam rangka pengembangan Pilkada serentak 2024, sehingga Pilkada yang akan diselenggarakan dapat terlaksana aman dan lancar. Pilkada 2024 adalah pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah.

“Dan kegiatan ini merupakan bentuk pengecakan akhir kesiapan personil maupun sapras operasi mantap praja singgalang 2024, sehingga pilkada 2024 diharapkan dapat terselenggera dengan aman dan lancar,” ujar Kapolres.

Yudho Huntoro juga menjelaskan, Pilkada serentak 2024 adalah pesta demokrasi ke-2 setelah pemilu bulan februari kemarin, perihal pentingnya hal tersebut maka seluruh komponen bangsa dan masyarakat tentunya harus berpastisipasi penuh guna menyukseskan pilkada 2024, terlebih lagi pilkada 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilaksanakan secara serentak seluruh daerah di Sumatera Barat.

“Operasi dilaksanakan selama 112 hari sejak 27 Agustus 2024 sampai dengan 16 Desember 2024 yang diikuti 202 personil Polres dan polsek jajaran Polres pasaman pemungutan suara pilkada serentak 2024 ini akan berlangsung tanggal 27 Nopemper 2024 dengan jumlah DPT terdaftar sebanyak 219.472 jiwa, 12 kecamatan, 62 Nagari dan 605 TPS yang tersebar di Kabupaten Pasaman,” terang Kapolres.

Operasi Mantap Praja Singgalang 2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategis komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Peserta Apel dan Para Hadirin yang saya banggakan terus lakukan mapping potensi konflik sosial secara detail di wilayah masing-masing dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah, apabila terdapat konflik yang sudah mengganggu stabilitas antipasi maka menggunakan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP dengan memegang teguh asas propolitas, legalitas, akuntabilitas serta nesessitas.

“Khusus terkait bencana alam koordinasi dengan TNI, BNPB, BNKG dan Stakeholder lainnya guna memetakan daerah terawan sehinga bencana dapat dimitigasi sehingga kesiapan mula rencana antisipasi bekerja sama, apabila nanti terdapat situasi bencana alam di daerah seperi contohnya mempersiapkan kualitas pencoblosan di lokasi pengungsian pilkada serentak, dengan ancaman teroris juga harus menjadi perhatian serius,” tegas Kapolres.

Dimana penyelenggaraan pemilu 2019 terdapat up aksi serangan teroris dan ini tidak boleh terjadi di pilkada serentak 2024, khususnya di wilayah Kabupaten Pasaman. Optimalkan preventif, stright agar pelaku teroris berhasil ditangkap sebelum menegakkan aksinya hingga kita bisa memastikan tidak ada aksi teror terjadi selama pilkada serentak tahun 2024.

“Selanjutnya terkait tindak pidana selama pilkada serentak lakukan koordinasi dan kolaborasi antara pihak sentral gardu induk agar penanganan kendaraan serta penyelesaian tindak pidana pemilu dapat dilakukan secara profesional, transparan sehingga mendapat legitimasi dari masyarakat,” paparnya.

Disini ada penekanan untuk menpedomani serta dilaksanakan sebagai berikut:

1. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa dan semoga tugas pengamanan ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua.

2. Pastikan kesiapan perlengkapan pribadi fasilitas penunjang lainnya sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi.

3. Laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, manis dan profesional sesuai SOP dengan menerapkan body sistem guna menjamin keselamatan personil.

4. Pimpinan di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing.

5. Lakukan pengaturan jadwal sehingga kesehatan personil selalu dalam kondisi yang prima. Hal ini penting mengingat operasi yang kita laksanakan cukup panjang dan pilkada 2024 dilakukan secara serenta.

6. Kedepankan komunikasi publik dan upaya calling system agar mayrakat berpastisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan pilkada 2024 dengan terhindar dari polarisas.

7. Tingkatkan soladaritas antara seluruh personil pengamanan maupun stakholder terkait karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi.

“Peserta Apel dan para hadirin yang berbahagia terakhir saya ucapkan terima kasih selamat bertugas kepada seluruh personil yang terlibat, mari sama-sama kita amankan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Pasaman demi mewujudkan visi indonesia emas 2025 yang kita cita-citakan bersama,” tutup Yudho Huntoro.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pemasangan pita tanda peserta pengamanan pemilu kepala daerah oleh Kapolres terhadap perwakilan satuan pengamanan.(Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close