Aceh Darussalam

Kapal Aceh Hebat 2 yang Meledak Dipindahkan dari Dermaga ke Tempat Aman

Ist.

Banda Aceh, desernews.com
Kapal Aceh Hebat 2 yang meledak di bagian kamar mesin telah di evakuasi dari dermaga ke tempat aman, masih dalam lokasi yang sama.

Meledaknya kamar mesin kapal Aceh Hebat 2 yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, berdasarkan keterangan Kasatreskrim polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dhiza. Fezuono, Korban antara lain:

1. Agus Widodo, umur 47 tahun, Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Aceh Hebat 2, alamat Balohan, Kota Sabang.

2. Adit Mursandi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Labuhanbatu Selatan, 08 Februari 2005, jenis kelamin laki-laki.

3. Billy Subana Sitepu, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Medan, 23 Agustus 2006, jenis kelamin laki-laki.

4. Muhammad Aydil Farizshi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Sabang, 29 April 2005, jenis kelamin laki-laki.

5. Muhammad Dio Febrianto, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Naga Kisar, 26 Februari 2008, jenis kelamin laki-laki.

6. Muhammad Zulfikar, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Medan, 27 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.

7. Mujibur Rahman, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Desa Baro, 11 Desember 2003, jenis kelamin laki-laki.

8. Ridho Ramadhani Saputra, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Klaten, 09 Oktober 2005, jenis kelamin laki-laki.

9. Samuel Alvaro Aruan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Bukit Lima, 08 Agustus 2006, jenis kelamin laki-laki.

10. Soufi Ramadhan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang III, lahir di Meuraxa, 04 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.

11. Fakhri Herdieco, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Binjai, 13 Februari 2007, jenis kelamin laki-laki.

12. Faris Aflandi Pratama, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Bengkulu, 05 September 2007, jenis kelamin laki-laki.

13. Iqbal Diansyah, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Langsa, 07 September 2005, jenis kelamin laki-laki.

14. Muhammad Bilal Ramzi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Sabang, 28 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.

15. Reyhan Gunawan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Medan, 24 Juni 2007, jenis kelamin laki-laki.

“Penyebab terjadinya ledakan masih dalam penyelidikan, namun saksi saksi sedang diminta keterangannya,” ucap Kasat.

Saksi yang sedang diminta keterangan adalah Juliansyah, S.E, umur 44 tahun, pekerjaan Department Head Bisnis Operasional dan Teknik Kapal Aceh Hebat 2, alamat BTN Pondok Indah Blok A No. 25, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Kronologi Kejadian

Pada hari Jum’at tanggal 12 Juni 2026 sekira pukul 10.45 WIB, bertempat di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, para taruna praktik dari Politeknik Pelayaran Malahayati melaksanakan kegiatan praktik lapangan di atas Kapal Aceh Hebat 2 yang baru tiba dari Sabang dan sedang bersandar di pelabuhan tersebut.

Setelah memasuki kapal, para taruna diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti kegiatan pengenalan peralatan yang dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM). Pada saat pengenalan alat berupa electro motor hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin, terjadi ledakan ketika alat tersebut dioperasikan oleh KKM.

Ledakan terjadi disisi pintu sekat, tepatnya pada pompa hidrolik yang berada di ruang Auxiliary Engine (AE) kamar mesin Kapal Aceh Hebat 2. Akibat kejadian tersebut, KKM dan 14 orang taruna mengalami luka bakar dan luka-luka.

Selanjutnya seluruh korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Langkah-langkah yang telah dilakukan antara lain, mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah TKP. Mendata korban dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian. Berkoordinasi dengan pihak ASDP dan Politeknik Pelayaran Malahayati terkait penanganan korban.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari Rifai (42 tahun), selaku juru minyak Kapal Aceh Hebat 2, warga Desa Balohan, Kota Sabang, dugaan sementara penyebab ledakan adalah suhu ruang kamar mesin yang terlalu panas serta pengoperasian atau penekanan tombol panel hidrolik pintu yang berlangsung terlalu lama setelah pintu terbuka, sehingga mengakibatkan electro motor hydraulic mengalami panas berlebih, mengeluarkan percikan api, dan kemudian terjadi ledakan.

Dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan teknis oleh pihak yang berwenang. (T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close