Nasional

Ketum Kohati PB HMI Menepis Isu Kalau Organisasinya Hadir Pada Kongres KNPI di Hotel Sultan

Ketua Umum Kohati PB HMI, Umiroh Fauziah menepis isu kehadiran Kohati PB HMI pada Kongres KNPI ke-XVI yang dilaksanakan di Hotel Sultan, 8-10 April 2022 lalu.(foto/dok: Sindonews)

Jakarta, desernews.com
Ketua Umum Korps HMI Wati Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Kohati PB HMI) , Umiroh Fauziah menepis isu kehadiran Kohati PB HMI pada Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-XVI yang dilaksanakan di Hotel Sultan, 8-10 April 2022 lalu.

“Tanggal 7-10 April 2022 Kohati PB HMI sedang melaksanakan agenda sidang Pleno di Bogor, sehingga tidak benar bahwa Kohati PB HMI hadir pada kegiatan tersebut,” ujar Umiroh dalam keterangannya, Selasa (26/4/2022).

Menurutnya, kewenangan memberikan mandat sebagai peserta untuk hadir pada kegiatan yang mengatasnamakan Kohati PB HMI ada pada ketua umum dan keputusan itu harus diambil bersama melalui rapat internal.

“Saya sebagai Ketua Umum tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun untuk hadir dalam agenda tersebut. Sehingga apa bila ada yang mengkonfirmasi kehadiran Kohati PB HMI maka kami pastikan itu tidak sah secara kelembagaan,” pungkas Umiroh.

Seperti diketahui, Kongres XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sukses dilaksanakan. Kongres yang digelar selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu, (8-10/4/2022) di Hotel Sultan, Jakarta itu resmi ditutup.

Dalam kongres tersebut Ryano Panjaitan terpilih sebagai Ketua Umum DPP KNPI. Ryan didapuk sebagai ketua secara aklamasi, setelah dua calon lainnya tak meneruskan pencalonan.

“Kami berharap dengan gagasan “Activist Preneur” mampu membawa warna baru untuk dunia pergerakan pemuda Indonesia dan KNPI,” ujar Ketua SC Kongres XVI Rizal Akbar Tanjung, Minggu (10/4/2022).

Rizal bersyukur kongres bertajuk “Pemuda Satu-Indonesia Maju” tersebut berlangsung sukses tanpa ekses. “Tidak ada hambatan dalam proses pelaksanaannya, kongres kali ini dihadiri oleh 189 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) peserta penuh, 37 OKP Peninjau, 21 OKP undangan dan 23 DPD I Provinsi se-Indonesia,” ungkap Rizal.(sin/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close