Advertisement

Heri Tarigan Ubah Ban Bekas Menjadi Akuarium

Hasil kerajinan Heri Tarigan dari ban bekas.

Pantai Labu, desernews.com
Berawal dari anaknya yang sakit DBD akibat gigitan nyamuk dari genangan air dalam ban bekas di belakang rumahnya, Heri Tarigan kemudian mengubah ban bekas tersebut menjadi karya seni.

Berkat tangan terampil pria berusia 40 tahun tersebut, ban bekas diolah di rumahnya Dusun I Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang menjadi kursi, aquarium, pot bunga, bingkai poto, patung dan tempat tidur (rusbang).

Setelah menjadi barang jadi, ban bekas hasil olahan pria gondrong itu dipajang berjejer di depan rumahnya jalan besar Beringin-Pantai Labu Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu.

Di temui di rumahnya, Selasa (20/6/23), Heri pun menuturkan pengalamannya mengubah ban bekas menjadi karya seni.

“Beberapa tahun lalu anak saya terkena DBD. Nyamuknya datang dari genangan air dalam ban bekas di belakang rumah saya,” ujar Heri mengingat awal mulanya ia terjun di bisnis mengolah ban bekas.

Setelah anaknya sembuh dan pulang dari rumah sakit, Heri langsung memanfaatkan ban bekas yang menjadi sumber penyakit tempat bersarangnya nyamuk dengan mengolahnya menjadi berbagai kursi dan lain sebagainya.

“Awalnya saya membuat karya seni ini, tujuannya untuk mengurangi dan memanfaatkan limbah ban bekas sekaligus mencegah virus DBD. Sekarang saya manfaatkan menjadi kursi, pot bunga, bingkai foto dan lainnya. Alhamdulillah, sudah banyak juga yang memesannya. Bahan bakunya (ban bekas) saya dapat dari pemulung. Mereka datang kemari menjual ban bekas,” tambahnya.

Heri kemudian mempersilahkan siapa saja untuk datang ke rumahnya melihat hasil karya seni miliknya.

“Siapa saja yang berminat, boleh datang melihat langsung ke tempat kerja,” bebernya.

Kepala Desa Regemuk, Muliadi mengapresiasi Heri Tarigan yang merupakan putra asli desanya. Sehingga bisa mengembangkan kreasinya mengubah ban bekas menjadi karya seni.

“Diawali menghindari penyakit demam berdarah karena ban bekas tempat sarang nyamuk, Heri bisa memanfaatkan tempat sumber penyakit itu menjadi karya seni yang menghasilkan pendapatan (uang),” ujar Muliadi seraya memuji hasil karya warganya itu.

“Hasil karya Heri bagus. Saya berharap para pemuda Desa Regemuk dapat meniru Heri Tarigan yang bisa berkreasi dan berinovasi,” harapnya.(03/DN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Harap nonaktifkan aplikasi AdBlock nya terlebih dahulu.. Terima Kasih