Program Disiplin dan Kebersihan Sekolah Kadisdik Pasaman Tuai Apresiasi Luas, Dorong Lahirnya Kompetisi Antar Satuan Pendidikan

Pasaman, desernews.com
Upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan lingkungan belajar yang sehat.
Hal inilah yang tercermin dari program yang digagas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim MPd, yang menitikberatkan pada kedisiplinan, kebersihan, dan keindahan sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP.
Program tersebut mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, mulai dari kepala sekolah, guru hingga para siswa. Mereka menilai langkah ini sebagai inovasi yang tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tetapi juga membentuk budaya positif di lingkungan sekolah.
Sejumlah kepala sekolah menyampaikan bahwa sejak program ini diterapkan, terjadi perubahan signifikan dalam perilaku siswa. Disiplin waktu semakin meningkat, kesadaran menjaga kebersihan tumbuh, serta estetika lingkungan sekolah menjadi lebih tertata dan asri.
Hal ini dinilai turut berdampak pada meningkatnya semangat belajar peserta didik. Melihat antusiasme yang tinggi, berbagai pihak mendorong agar program tersebut dikembangkan lebih lanjut melalui kompetisi antar sekolah secara berjenjang.
Kompetisi ini dinilai penting guna menjaga konsistensi dan kredibilitas sekolah dalam menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersihan secara berkelanjutan.
Kalau boleh menyampaikan saran, penilaian dilakukan secara objektif sesuai jenjang pendidikan. Untuk tingkat PAUD dan TK, penilaian dilakukan oleh Pengawas TK/ PAUD
Sementara, untuk tingkat SD dinilai oleh pengawas SD di ketahui Korwil dan tingkat SMP oleh pengawas SMP (PS SMP). Kompetisi dimulai dari tingkat kecamatan, di mana masing-masing sekolah bersaing untuk meraih peringkat terbaik.
Setelah mendapatkan juara 1 untuk tungkat SD dan SMP setiap kecamatan, baru diseleksi kembali kelapangan oleh tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten untuk menentukan juara umum, serta juara 1, 2, dan 3.
Rencana pemberian penghargaan pun disusun secara istimewa, di mana piagam juara umum kalau bisa diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery.
Sementara juara 2 dan 3 diserahkan oleh Sekretaris Daerah, Yudesri, dan Kepala Dinas Pendidikan, Muslim, M.Pd. Pemberian piagam penghargaan dilaksanakan usai kegiatan Hardiknas setiap tahunnya. Demikian juga untuk tingkat Paud dan TK.
Gagasan kompetisi ini diyakini akan menjadi pemicu semangat bagi seluruh sekolah untuk terus berbenah dan mempertahankan kualitas lingkungan pendidikan yang bersih, disiplin, dan indah.
Karena para kepala sekolah akan merasa senang dan bangga mendapatkan piagam penghargaan atas jerih payah yang telah mereka lakukan
Dengan demikian, program yang dicanangkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen Dinas Pendidikan Pasaman dalam membangun generasi unggul tidak hanya melalui kecerdasan intelektual, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan budaya hidup bersih.
Jika terus dikembangkan secara konsisten, bukan tidak mungkin Pasaman akan menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan lingkungan sekolah yang berkualitas di tingkat nasional.(H.Eddi Gultom)




