Aceh Darussalam

Gerakan Islam Berkemajuan

Oleh: DR. H. Aslam Nur. MA, Rektor UNMUHA.

DR. H. Aslam Nur. MA, Rektor UNMUHA.

Banda Aceh, desernews.com
Islam dan Kemuhammadiyahan
(Gerakan Islam Berkemajuan)

1. Apa itu Islam Berkemajuan?

Islam berkemajuan adalah Islam yang dihadirkan sebagai rahmatan lil ’alamin (rahmat bagi semesta alam). Islam yang tidak hanya terpaku pada masa lalu, tetapi mampu menjawab tantangan zaman, mencerahkan, mendamaikan, dan membawa kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan (spiritual, intelektual, dan material)

2. Landasan Gerakan

Konsep ini berakar dari Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 104, yang memerintahkan adanya segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung. Muhammadiyah menerjemahkan ayat ini sebagai kewajiban untuk terus melakukan tajdid (pembaruan) dan dinamisasi.

3. Karakteristik Islam Berkemajuan

Dalam pandangan Muhammadiyah, Islam berkemajuan memiliki beberapa ciri utama: Bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Segala bentuk pembaruan tetap berpedoman teguh pada dalil shahih dengan menggunakan akal pikiran yang sehat (Bayani, Burhani, dan ‘Irfani). Menghargai Ijtihad dan Ilmu Pengetahuan: Terbuka terhadap perkembangan sains dan teknologi. Muhammadiyah membuktikan ini melalui ribuan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

Wasathiyah (Moderat):
Bersikap seimbang, tidak ekstrem (ifrath) maupun meremehkan ajaran (tafrith).

Berorientasi pada Amal Shalih: Keimanan harus dibuktikan dengan kerja nyata yang membebaskan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat dari kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan.

4. Implementasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebagai umat Islam, bagaimana kita mengamalkannya?Pendidikan: Terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal.

Etos Kerja: Bekerja keras, jujur, dan profesional sebagai bentuk ibadah.Kepedulian Sosial: Saling membantu dan menebar manfaat bagi lingkungan sekitar tanpa memandang latar belakang.

Penutup
Mari kita jadikan semangat Islam berkemajuan sebagai motor penggerak untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, dan membawa kemajuan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. (T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close