Presiden RI Kunker Ke LMD, Pemkab Karo Usulkan Beberapa Pembangunan

Tanah Karo, desernews.com
Pasca kunjungan Presiden RI Joko Widodo meninjau jalan produksi Liang Melas Datas saat kunjungan kerjanya ke Desa Kuta Mbelin Kecamatan Lau Baleng, Karo, Jumat (4/2/2022) beberapa hari kemarin bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono dan Bupati Karo Cory S Sebayang membawa dampak yang sangat positif bagi Kabupaten Karo .
Salah satunya perbaikan jalan menuju desa Liang Melas Datas yang selama puluhan ahun tidak ada sentuhan, namun Presiden RI IR Joko Widodo langsung memerintahkan mentrinya untuk melakukan perbaika, dan hal ini sangat-sangat didambakan oleh warga empat Kecamatan wilayah Kabupaten Karo ini.
Hal ini berkaitan dengan janji Presiden ketika menerima kedatangan enam orang perwakilan warga Desa Liang Melas Datas di Istana Merdeka Jakarta.
Para perwakilan itu datang menyampaikan aspirasi terkait kerusakan jalan menuju daerah mereka selama ini yang berdampak terhadap enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.
Para perwakilan warga tersebut datang bukan dengan tangan kosong,melaikan membawa buah jeruk manis sebanyak tiga ton diangkut dengan pengangkutan truk Cold Diesel sebagai oleh-oleh hasil pertanian warga itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan,bahwa kegiatan peningkatan jalan Desa Pola Tebu-Cerumbu-Kutakendit dengan harga perkiraan dan alokasi anggaran berkisar70,4 miliar Tahun Anggaran 2022.
Sedangkan target jalan sepanjang 37,2 kilo meter yang akan.menghabiskan dana 164,8 miliar akan selesai tahun depan dengan kondisi jalan aspal,dan ini tentunya sesuai dengan bobot kenderaan yang melalui jalan ini
Begitu juga data yang dikutip wartawan dari laman Dinas Kominfo Kabupaten Karo, bahwa disamping kunjungan kerja Presiden RI ke Liang Melas Datas Kabupaten Karo pada hari Jumat (4/2) lalu merupakan upaya melanjutkan keseimbangan pembangunan antara sisi Timur – Selatan dengan sisi Barat-Utara Kabupaten Karo.
Pada Kunjungan kerja ini, Kabupaten Karo mengusulkan beberapa aspek pembangunan untuk tahun 2022-2023 sebesar Rp. 762,1 Miliar.
Adapun usulan itu diantaranya,aksesibilitas pembangunan jalan Berastagi Bypass, akses jalan Sipiso-Piso, pendestrian jalan Penatapan-Aek Hotang dan pelebaran jalan Kabanjahe- Berastagi serta jalan Simpang Situnggaling-Tongging sebesar 421 Miliar.
Sedangkan untuk penataan kawasan wisata sebesar Rp. 302,2 Miliar,atraksi, penyelenggaraan event di Kabupaten Karo sebesar 3,9 Miliar dan Ancillary, peningkatan kapasitas SDM pariwisata sebesar 44 Miliar.
Dilihat dari adanya usulan tersebut kiranya dapar terealisasi untuk kemajuan Kabupaten Karo,karena masih banyak sektor pembangunan dan sektor Pariwisata perlu adanya pembenahan.
Begitu banyak lokasi wisata di Tanah Karo,namun sentuhannnya sangat kurang sehingga terkesan diabaikan.
Menurut cerita dari beberapa warga Liang Melas Datas,bahwa didaerah Pola Tebu Kecamatan Kutabuluh sangat berpotensi dijadikan lokasi wisata ,karena ada air terjun dan lokasinya pun sangat indah.
Mungkin nantinya setelah jalan menuju LMD rampung ,Pemkab Karo sudah bisa mensurvey mana lokasi yang sangat cocok dijadikan sebagai lokasi wisata,sebab jarak tempuh dari inti kota Kabanjahe sebelum diperbaiki bisa mencapai 4 jam dan setelah diperbaiki bisa ditempuh berkisar satu setengah jam atau dua jam”Jelas warga (Fs-Ring)




