Berita PilihanInternasional

Suara Batuk Ramaikan Suasana Sholat Berjemaah di Masjid Jamik Amir Mut’it Jarwal Makkah

Dr. Aida didampingi dua petugas kesehatan dari Tim Kesehatan Kloter 4 Sumatera Utara ketika memeriksa pasien jemaah haji yang terserang Batuk di POS Kesehatan Lantai 2 Hotel Mawasim Jarwal 3 Makkah.(foto : suhartoyo sulur).

Makkah, desernews.com
Suasana Sholat Berjemaah di Masjid Jamik Amir Mut’it Jarwal Makkah yang dipenuhi Ratusan Jemaah Haji Indonesia, kerap diwarnai Suara Batuk yang bersahutan.

Masjid Jamik Amir Mut’it letaknya berhadapan langsung dengan Hotel Mawasim Jarwal 3 Makkah yang dihuni ribuan Jemaah Haji asal Sumatera Utara, setiap waktu Sholat Fardu selalu dipenuhi jemaah.

Menurut Muhadi Karu 34 didampingi Nuzul Kadri Karu 33 jemaah haji asal Kota Tebing Tinggi, Selasa Siang (13/6) menyebutkan, suara batuk tersebut mulai ramai sejak seminggu lalu.

“Akibat cuaca panas yang melanda Arab Saudi saat ini hingga suhu mencapai 47 derajat celcius, menyebabkan jemaah mudah terserang Batuk, umumnya para lansia”, kata Muhadi yang sempat juga mengalami batuk.

Pantauan Wartawan desernews.com yang ikut Sholat berjemaah, Selasa siang (13/6), Suara Batuk tersebut umumnya melanda jemaah haji lansia.

Suasana di Masjid Jamik Amir Mut’it yang selalu dipenuhi jemaah haji Indonesia setiap waktu sholat fardu. (Foto : Suhartoyo Sulur).

Petugas Kesehatan Kloter 4 Sumatera Utara dr. Aida asal dari Puskesmas Sri Padang Kampung Keling Kota Tebing Tinggi ketika ditanya soal gejala batuk tersebut menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan masa inkubasi, terkait terjadinya perubahan cuaca yang mendera tubuh para jemaah.

“Walau belum ada gejala, batuk bisa menularkan virus dan itu namanya masa inkubasi”, kata dr. Aida yang berasal dari Sipispis Serdang Bedagei.

Dijelaskan Aida, saat virus menginfeksi, tubuh kita tidak langsung mengalami gejala, karena patogen seringkali membutuhkan waktu untuk bereplikasi atau menginfeksi cukup banyak sel tubuh manusia untuk membuatnya jatuh sakit.

“Priode antara infeksi awal dan gejala pertama penyakit inilah yang disebut masa inkubasi”, jelas dr. Aida.(Suhartoyo Sulur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close