
Medan, dessernews.com
Ketua Umum DPN FKPPN Drs. H. N. Serta Ginting, membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Wilayah I DPW FKPPN Sumut Di Gedung Tri Adiguna PTPN-I Supportingco Regional I Tanjungmorawa, Kamis (20/6/2024).

Hadir dalam acara pembukaan terdiri, Tokoh Masyarakat/Mantan Bupati Kabupaten Deliserdang H. M. Ali Yusuf Siregar, RH Regional I PTPN I Supportingco Didik Prasetyo, SEVP Ops Regional II PTPN-IV Palmco Dedy Gurning dan Kadiv SDM PTPN I Supportingco Maylana Siregar serta Pengurus DPN, DPW Aceh dan DPD Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Asahan serta DPC se Sumatera Utara.

Acara pembukaan didahului dengan Pembacaan Doa oleh Ustadz M. Jamil Sipayung, SH, MH dari DPN, kemudian Laporan Ketua Panitia H. Usman Nasution, selanjutnya Laporan Pertanggungjawaban Ketua DPW FKPPN Sumut Priode 2020-2023 R. Heru Pradoyo.

Dalam kata sambutan, Tokoh Masyarakat DS/Mantan Bupati DS H.M.Ali Yusuf Siregar menyampaikan, bahwa dirinya juga merupakan bagian dari FKPPN, karena orang tuanya juga merupakan pensiun kebun di Bandar Pulo, sebelumnya berasal dari Sei Karang, Galang.
Yusuf Siregar mengharapkan, Musyawarah ini dapat menghasilkan program organisasi dan kepemimpinan yang benar-benar memiliki kompetensi, sehingga kedepan FKPPN bisa lebih baik lagi. “Mudah-mudahan muswil ini berjalan baik dan lancar serta menghasilkan keputusan yang terbaik,” ucap H. M. Yusuf Siregar.

Sementara itu, RH Regional I PTPN I Supportingco Tanjungmorawa Didik Prasetyo mengucapkan selamat melaksanakan Muswil I DPW FKPPN Sumut, semoga acara berjalan lancar dan menghasilkan keputusan serta kesepakatan bersama.
Dikatakan Didik, jadikanlah FKPPN sebagai wadah komunikasi sesama pensiunan dan manajemen perusahaan. “Kita semua berharap, perusahaan ini makin sehat dan bisa meraih laba lebih tinggi, sehingga bisa membayarkan hak-hak pensiunan yg belum dibayar dan bisa diselesaikan secepatnya,” ucapnya.

“Bapak Ketum FKPPN, bila ada yg perlu dikomunikasikan dengan kami, kami siap menerima, sehingga semua permasalahan dapat segera dicarikan solusi yang terbaik,” harap Didik.
Dalam Kata Sambutannya, Ketum DPN FKPPN Drs. H. N. Serta Ginting menyampaikan, kalau ditanya soal keberadaan holding, saya katakan tak setuju dengan adanya holding dan kalaupun ada holding, kenapa pakai nama PTPN III, seharusnya pakai nama lain, sehingga semua PTPN I sd XIV, bisa terus bersaing meningkatkan kinerja dan laba perusahaan.

Tidak seperti sekarang ini, tiba-tiba muncul nama PTPN-I Supportingco dan PTPN-IV Palmco, nama PTPN-III menjadi hilang, padahal awalnya merupakan leader nya PTPN. “Apalagi muncul ribut soal pembagian bonus di Regional I Palmco (Ex PTPN-III Medan), yang dianggap lebih rendah dibanding dengan Regional III (ExPTPN-V Pekanbaru),” ungkap Serta Ginting, seraya mengatakan Direksi Palmco bisa menjelaskan secara transparan dan terbuka, sehingga SPBUN dan Karyawan Ex PTPN-III bisa menerima, jangan ada yang ditutup-tutupi.

Serta Ginting juga menyinggung tentang keberadaan Tri Dharma Perkebunan. “Kalau tidak diperlukan lagi, hapus saja. Tapi kalau memang masih ada Tri Dharma Perkebunan, ya terapkan la. Biarlah sistem padat karya terus diberlakukan diperkebunan, agar bisa menampung ribuan tenaga kerja anak-anak karyawan,” tegas Ginting sembari menyebutkan, jangan perkebunan dijadikan ajang mencari untung, tapi jadikanlah sebagai suatu lapangan kerja seperti pada Masa Orde Baru, untuk menampung ribuan anak muda usia kerja, yang sekarang menjadi pengangguran, karena perkebunan memiliki karakteristik berbeda, sesuai tempatnya dipelosok negeri.

“Cukuplah perkebunan membayar pajak dan memberi dividen kepada pemerintah sesuai perundangan yang berlaku,” papar Serta Ginting.
Demikian juga dengan jajaran Direksi, Serta Ginting mengatakan, kader perkebunan sangat-sangat banyak dan mampu untuk mengelola perkebunan ini, dibanding mereka-mereka yang tidak memiliki basic orang kebun. “Direksi harus biasa pakai sepatu lapangan AP dan terjun langsung kelapangan melihat bibitan, TBM, TM dan tanah-tanah yang dijarah penggarap, tidak hanya duduk dibelakang meja nun di Jakarta,” jelas Ginting.

Kepada Kader FKPPN, Serta Ginting berpesan, kita berjuang harus menguasai situasi dan kondisi serta memiliki data yang akurat, sehingga tidak sekedar hanya cuap-cuap belaka. “Mudah-mudahan muswil ini bisa berlangsung dengan lancar dan menghasilkan Kepengurusan yang kafabel,” ucap Ginting mengakhiri sambutannya.

Muswil
Selanjutnya, dilaksanakan acara Muswil dengan Pimpinan Sidang M. Jamil Sipayung, SH, MH, untuk memilih Ketua dan jajaran pengurus DPW FKPPN
Provinsi Sumatera Utara Priode 2024-2027.
Penulis : H. Suhartoyo, QIA.




