Bocah Kelas III SD Tewas Tertabrak Kereta Api Dekat Stasiun Rambutan Tebingtinggi

Tebingtinggi, desernews.com
Bocah Kelas III SD Zirah (8) anak dari Windi Hadi Susilo, warga Kelurahan Mekar Sentosa Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, tewas terlanggar Kereta Api Penumpang di Dekat Stasiun Kereta Api Rambutan, Rabu (11/10/2023) sekira pukul 14.30 wib.
Warga sekitar mengatakan, Kereta Api yang menabrak jurusan Tebingtinggi – Medan, sekira pukul 14.30 wib.
Menurut Kepala Lingkungan III Kelurahan Mekar Sentosa Udin, saat kejadian, Kereta api yang menabrak tidak berhenti. “Mungkin tidak tau masinisnya bang, kalau tau pasti nelpon Stasiun Besar Tebingtinggi,” ucap seorang Polsuska seperti di tirukan Udin.
Windi orangtua korban menyebutkan, sebelum kejadian anaknya bermaksud latihan nari dirumah bersama kawan-kawannya.
Namun karena kawannya belum kumpul, korban bermaksud menjemput rekan-rekannya.
Ada rumah kawannya yang dekat stasiun Kereta Api, korban mengarah kesana bersama kawannya yang lain dan saat itu korban berdiri dekat Rel.

Tak berapa lama, Kereta Api jurusan Medan hendak lewat dan kawan-kawan nya berteriak ada Kereta Api, namun korban tak mendengar, hingga seketika tertabrak Kereta Api.
Menurut seorang warga, Kereta Api setelah menabrak tidak berhenti. Tubuh korban terpental bersimbah darah, setelah kejadian tubuhnya masih hangat dan masih bernafas.
“Namun belum sempat mendapat perawatan medis, nyawa korban tak tertolong,” ungkap seorang warga.

Jasad korban segera dilarikan ke RS Bhayangkari Tebingtinggi untuk keperluan pemeriksaan medis.
Pukul 16.30 wib datang kerumah duka, Petugas Jasa Raharja Kota Tebingtinggi Cabang Sumut Erianto P dan T. Rahmuddin A untuk meminta data korban.
Namun sampai pukul 17.50 wib, belum ada pihak PT. KAI yang datang kerumah duka.
Korban adalah cucu dari Ibu Selowarni (64), kakak kandung Wartawan desernews.com H. Suhartoyo

Pintar
Menurut beberapa kawan korban, Almarhumah Zirah anak cerdas dan pintar. Dia terlihat menonjol dalam bergaul dan bijak.
“Kami sangat berduka dan kehilangan kawan yang lincah, semoga alrnarhunah tenang di Rumah Allah,” ungkap beberapa Bocah teman korban.(H. Suhartoyo)




