Nusantara

Baru Lima Bulan Diperbaiki, Jalan Provinsi di Batang Tuhur Kembali Rusak, Kinerja Bina Marga Sumbar Dipertanyakan

Jalan Lintas Provinsi Sumbar, Panti-Simpang Empat, tepatnya di kawasan Jorong Batang Tuhur Cubadak Tengah baru 5 bulan diperbaiki sudah kembali rusak.


‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎‎Kondisi jalan lintas provinsi Sumatera Barat yang berada di kawasan Jorong Batang Tuhur, Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, kembali memprihatinkan.

‎Ruas jalan yang sebelumnya telah mendapat penanganan melalui pekerjaan tambal sulam pada Selasa (10/3/2026) kini sejumlah bagian jalan kembali mengalami kerusakan.

‎Ironisnya, perbaikan tersebut belum genap lima bulan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat itu sebelumnya diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik dan Idul Fitri 2026.

‎Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan persoalan yang patut menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Kerusakan yang kembali muncul menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas metode penanganan, kualitas material, maupun pengawasan terhadap pekerjaan jalan tersebut.

‎Memang, tingginya intensitas curah hujan di kawasan Kabupaten Pasaman dapat menjadi salah satu faktor yang mempercepat degradasi badan jalan. Akan tetapi, alasan tersebut semestinya tidak serta-merta menjadi pembenaran apabila pekerjaan yang dilakukan hanya mampu bertahan dalam hitungan bulan.

‎Masyarakat berhak mempertanyakan apakah pekerjaan tambal sulam tersebut telah memenuhi standar teknis yang semestinya. Sebab, anggaran pemeliharaan jalan pada hakikatnya merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pekerjaan yang berkualitas, bukan sekadar penyelesaian pekerjaan secara administratif.

‎Kondisi ini sekaligus menjadi catatan kritis bagi Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat agar tidak memandang pemeliharaan jalan hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi sebagai bagian penting dari pelayanan publik.

‎Jalan provinsi merupakan urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan serta akses sosial dan ekonomi warga.

‎Masyarakat pengguna jalan di Jorong Batang Tuhur berharap Dinas BMCKTR Sumatera Barat segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap titik-titik kerusakan tersebut.

‎Jika ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi standar, evaluasi terhadap kualitas pelaksanaan maupun pengawasannya perlu dilakukan secara terbuka dan profesional.

Jalan Provinsi Sumbar di Kawasan Jorong Batang Tuhur Cubadak Tengah sudah kembali rusak.

Warga juga berharap perbaikan berikutnya tidak sekadar kembali dilakukan dengan pola tambal sulam yang bersifat sementara. Penanganan hendaknya mempertimbangkan kondisi dasar jalan, sistem drainase, kualitas material serta faktor cuaca dan beban kendaraan yang melintas.

‎Masyarakat tentu mengapresiasi setiap upaya pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur. Namun, apresiasi tersebut akan jauh lebih bermakna apabila dibarengi dengan kualitas pekerjaan yang tahan lama dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎Kini, sebelum kerusakan semakin meluas dan biaya penanganannya menjadi lebih besar, Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat dinilai perlu segera mengambil langkah konkret.  Jangan sampai jalan yang baru diperbaiki justru kembali menjadi persoalan publik hanya dalam waktu singkat.

‎Masyarakat menunggu bukti bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar mengejar terserapnya anggaran, melainkan menghadirkan jalan yang aman, nyaman, berkualitas dan mampu bertahan dalam jangka panjang.(H.Edsi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close