Nusantara

Musrenbang Nagari Cubadak Tengah Tetapkan 19 RKP Prioritas Tahun 2027, Wali Nagari Sulhaddi Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

A

‎
‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎‎Pemerintah Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, secara resmi melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nagari (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 serta Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2027.
‎
‎Musrenbang yang dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, tersebut menjadi forum strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Nagari Cubadak Tengah untuk tahun mendatang. Melalui pembahasan yang mengedepankan prinsip musyawarah dan skala prioritas, sebanyak 19 RKP prioritas Nagari Cubadak Tengah akhirnya disahkan untuk menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan nagari.
‎
‎Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan Dua Koto, Ilham Syah, yang mewakili Camat Dua Koto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Musrenbang sebagai instrumen perencanaan pembangunan yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kemampuan anggaran pemerintah.
‎
‎Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Nagari Cubadak Tengah Drs. Sulhaddi, Ketua Bamus Nagari Cubadak Tengah Baihaqi, SH beserta anggota, Ketua TP-PKK Maihennis, S.Pd beserta anggota, Kepala Jorong Sentosa dan Batang Tuhur Jusni dan Afjuar, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Selamat Simamora, Ketua LPMN Ahmad Fauzi bersama anggota, Ketua Karang Taruna Syafrinal, S.Pd bersama anggota, Ketua Tim RKP Annas Irzan yang juga Sekretaris Nagari beserta jajaran Tim RKP.
‎
‎Turut hadir Kepala Puskesmas Cubadak Gusti Amrita mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Koordinator Penyuluh Pertanian Dian Deswita mewakili Kepala Dinas Pertanian, Daswan mewakili Kepala KUA Kecamatan Dua Koto, para kepala sekolah, di antaranya Sixboydani, S.Pd, Ketua dan pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pendamping desa, KPM Nagari Cubadak Tengah, guru PAUD, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, ninik mamak serta unsur masyarakat lainnya.
‎
‎Sulhaddi: Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Keinginan
‎
‎Dalam sambutannya, Wali Nagari Cubadak Tengah Drs. Sulhaddi terlebih dahulu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musrenbang sebagai forum bersama untuk menentukan arah pembangunan nagari.
‎
‎Sulhaddi menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan pemerintahan nagari, tetapi merupakan bagian fundamental dari proses perencanaan pembangunan yang akan menentukan program pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan selama satu tahun ke depan.
‎
‎Menurutnya, proses penyusunan RKP Nagari telah diawali dengan pelaksanaan Pra-Musrenbang pada 2 Oktober 2026. Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi masyarakat dari masing-masing kampung dan jorong dihimpun serta dirumuskan oleh Tim RKP untuk selanjutnya dibahas dan ditetapkan dalam Musrenbang.
‎
‎“Kami sangat berharap melalui musyawarah ini kita bersama-sama dapat menentukan prioritas apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk tahun 2027,” ujar Sulhaddi.
‎Ia menjelaskan, pemerintah nagari bersama Tim RKP telah melakukan proses penyusunan selama kurang lebih satu bulan.
‎
‎Berbagai usulan masyarakat kemudian dirangkum dan disusun berdasarkan tingkat kebutuhan serta kemampuan pemerintah nagari dalam merealisasikannya.
‎
‎Sulhaddi juga secara terbuka menyampaikan kondisi fiskal Nagari Cubadak Tengah yang mengalami keterbatasan anggaran. Ia memberikan gambaran bahwa pada 2025 Nagari Cubadak Tengah memperoleh Dana Desa sekitar Rp1,1 miliar, sedangkan pada 2026 alokasi yang dapat dikelola nagari berada di kisaran Rp373 juta, dengan sejumlah prioritas penggunaan yang telah ditetapkan pemerintah.
‎
‎Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya dialami Nagari Cubadak Tengah, tetapi juga menjadi tantangan yang dihadapi banyak nagari lainnya.
‎Meski demikian, Sulhaddi menunjukkan sikap optimistis dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai penghambat semangat pembangunan.
‎
‎Ia justru menegaskan pentingnya memilih program yang memiliki manfaat luas dan dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

‎“Kami berpandangan, walaupun tidak banyak yang bisa diperbuat pemerintah nagari karena keterbatasan anggaran, paling tidak setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Cubadak Tengah,” tegasnya.
‎
‎Pernyataan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Sulhaddi dalam mengelola pemerintahan nagari secara realistis, transparan dan berbasis kebutuhan masyarakat.

‎Dibawah kepemimpinannya, penyusunan program pembangunan tidak diarahkan semata-mata untuk memenuhi keinginan kelompok tertentu, melainkan diprioritaskan berdasarkan urgensi, manfaat dan kemampuan anggaran nagari.

Para undangan dari berbagai unsur masyarakat saat menantikan acara Musrenbang dimulai.

‎19 Program Prioritas Disahkan
‎
‎Setelah melalui pembahasan dalam forum Musrenbang, sebanyak 19 program prioritas pembangunan Nagari Cubadak Tengah disahkan untuk menjadi bagian dari RKP Nagari.
‎
‎Ke-19 program tersebut meliputi:
‎Pembangunan Jembatan Gantung Kampung Pauh–Jorong Sentosa.
‎Pembangunan Jalan Lingkungan Kampung Pauh–Jorong Sentosa.
‎Pendaman Tali Bondar Godang Koto Tuo–Jorong Batang Tuhur.
‎
‎Pembangunan Jalan menuju Gedung KDMP–Jorong Batang Tuhur.
‎Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Banjar Dano Pangkalom Godang–Jorong Sentosa.
‎
‎Pembangunan Dam Halaman Polindes Pagaran–Jorong Sentosa. ‎Pembangunan Jalan Pandam Pekuburan Kuraba–Jorong Batang Tuhur. ‎Pembangunan Kantor Bamus Nagari Cubadak Tengah–Jorong Batang Tuhur.
‎
‎Pembangunan tempat parkir Kantor Nagari Cubadak Tengah.
‎Lanjutan pembangunan JUT Aek Sibontar menuju Kuraba–Jorong Sentosa. ‎Pembangunan Jalan Lingkungan Kampung Jerong Kuraba–Jorong Batang Tuhur.
‎
‎Pembangunan irigasi Saba Lombang Kampung Kuraba–Jorong Batang Tuhur.
‎Pembangunan JUT Pangkalom Lonah Pagaran–Jorong Sentosa. Pembangunan Jalan Koto Tuo menuju SMA–Jorong Batang Tuhur.
‎
‎Pembangunan drainase Kampung Tebing Tarah–Jorong Sentosa. ‎Pembangunan halaman Kantor Nagari Cubadak Tengah.
‎Lanjutan pembangunan Gedung Serba Guna.
‎
‎Pembangunan JUT Baruran Pote Lokasi Kubang–Jorong Sentosa. Pengadaan pakaian adat Ninik Mamak. ‎Beragam program tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Nagari Cubadak Tengah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan pemerintahan, pertanian, irigasi, pendidikan, fasilitas publik serta pelestarian adat dan budaya.
‎
‎Musrenbang sebagai Wujud Pemerintahan Partisipatif
‎Ketua Bamus Nagari Cubadak Tengah Baihaqi, SH, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Nagari, Bamus dan seluruh elemen masyarakat dalam memastikan program pembangunan yang telah disepakati dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal.
‎
‎Musrenbang Nagari Cubadak Tengah tahun ini sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Nagari di bawah kepemimpinan Drs. Sulhaddi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif.
‎
‎Keterbukaan dalam menyampaikan kondisi keuangan nagari, keberanian menentukan skala prioritas serta kesediaan mendengarkan aspirasi masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.
‎
‎Dengan telah disahkannya 19 RKP prioritas tersebut, Pemerintah Nagari Cubadak Tengah diharapkan mampu mengawal setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan secara konsisten, transparan dan akuntabel.
‎
‎Bagi masyarakat, Musrenbang bukan sekadar forum administratif, tetapi menjadi ruang bersama untuk memastikan setiap rupiah anggaran nagari diarahkan kepada program yang benar-benar dibutuhkan dan memiliki manfaat nyata.
‎
‎Ditengah keterbatasan fiskal, kepemimpinan Wali Nagari Drs. Sulhaddi yang mengedepankan prinsip “tidak harus banyak, tetapi harus bermanfaat” menjadi fondasi penting bagi pembangunan Cubadak Tengah yang lebih terarah, realistis dan berkelanjutan.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close