Arus Kenderaan Jalur Medan-Tebingtinggi Sepi, Imbas Dibukanya GT Siantar dan Kisaran

Tebingtinggi, desernews.com
Arus kenderaan jalur Medan-Tebingtinggi, pada hari terakhir Bulan Suci Ramadhan, Selasa (9/4/2024), terpantau sepi, dibanding sebelum kedua gerbang tol dibuka.
Tak hanya jalanan menjadi sepi dan lengang, para pedagang yang berjualan disepanjang jalan lintas Sumatera itupun mengeluh, karena omsetnya menukik tajam.

Sebut saja Bu Ihwa pedagang Lemang dan oleh-oleh khas Kota Tebingtinggi seperti Roti Kacang, mengeluh, karena menjelang Lebaran, pendapatan jualannya jauh dari yang diharapkan.
Demikian juga dengan pedagang Nasi Padang, yang banyak berjualan disepanjang Jalan Kom. Yos Sudarso. Hasil jualannya turun drastis, semenjak dibukanya GT Siantar dan Kisaran sejak tgl. 4 April 2024 lalu.

Bahkan Rumah Makan Bahagia Cabang Perbaungan yang cukup terkenal dan RM Bayu Lagoon/RM Bali Lestari di Jln. Kom Yos Sudarso, tutup total, sejak awal Tahun Baru 2024 lalu, saat di uji cobanya Jalan Tol Tebingtinggi-Indrapura dan Tebingtinggi-Siantar.
Tak luput juga, terpantau sepi dari pengunjung, beberapa minimarket di jalan Kom. Yos Sudarso, yang merupakan pintu masuk Kota Tebingtinggi. Kalaupun ada pengunjung, merupakan pemudik yang mengendarai sepedamotor.

Penjaga mininarket, warung nasi padang dan pedagang lemang/roti kacang, seragam jawabannya, ketika diminta pendapatnya seputar di operasionalkannya GT Kisaran dan Siantar. “Sepi pembeli pak. Yang belanja hanya warga sekitar dan pemudik sepedamotor. Sedang yang naek mobil, memilih lewat jalan tol, karena lebih cepat sampai tujuan,” ungkap kasir sebuah minimarket.
*Volume Kenderaan Menurun Drastis*
Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H, volume kendaraan yang melintas di Tebingtinggi, terjadi penurunan hingga 74 %. Hal ini dikarenakan, telah dibukanya jalur Tol Sinaksak dan Indrapura.
“Mendekati lebaran, data yang diperoleh, Minggu (7/4/2024) tercatat baru sekitar 5.600 kendaraan yang melintasi Tebingtinggi. Sedangkan tahun sebelumnya tercatat serjumlah 22.000 kendaraan,” kata Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Agnis Juwita kepada wartawan di Posyan Simpang Beo Jalan Yos Sudarso, Senin (8/4/2024).

Lanjutnya, penurunan tersebut dikarenakan kendaraan roda empat atau lebih, lebih memilih menggunakan akses pintu tol.
Namun Polres Tebingtinggi dan Pemko serta TNI, tetap menyiapkan 6 titik pos untuk memberikan pelayanan dan pengamanan.”Pos sudah didirikan dan personil gabungan berjaga 24 jam, untuk memberikan pelayanan, serta menyediakan ambulan dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Kasat Lantas berharap, seluruh masyarakat yang hendak mudik untuk senantiasa mematuhi peraturan berlalulintas dan mengutamakan keselamatan.
Penulis: H. Suhartoyo




