Anggotanya Dianiaya Anak Pejabat Dirjen Pajak, Yaqut Cholil Tabuh Genderang Perlawanan

Jakarta, desernews.com
Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat Direktoral Jenderal Pajak (DJP) terhadap anak dari petinggi GP Ansor menarik perhatian publik, tak terkecuali Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Melalui unggahan akun Twitternya, Yaqut Cholil membagikan sebuah foto saat beliau mendatangi rumah sakit (RS) tempat David dirawat.
“Anak kader, anakku juga. Catat ini!” tulis Yaqut Cholil pada keterangan foto yang ia bagikan itu.
Dalam foto tersebut, tampak Yaqut Cholil tengah berada disebelah ranjang tempat David berbaring. Yaqut Cholil terlihat memegang dan mengusap kepala David yang tampak belum sadarkan diri.
Terlihat pada foto itu, kondisi David masih mengenakan beberapa alat bantu seperti alat bantu pernafasan.
Seperti diketahui, David merupakan putra dari Pengurus Pusat GP Ansor, Jonathan. David menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh anak dari pejabat Direktoral Jenderal Pajak (DJP), Rafael Alun Trisambodo.
Kronologi penganiayaan
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam mengatakan peristiwa penganiayaan itu bermula saat Mario mendapat aduan bila teman wanitanya yang berinisial A mendapat hal tidak menyenangkan dari korban D.
“Saudara A menyatakan kepada tersangka bahwa telah dilakukan perbuatan yang tidak baik kepada saksi A,” ucap Ade Ary Syam dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2023).
Mendapat aduan itu, Mario Dandy Satriyo sempat mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut kepada korban David. Namun, hal itu tak mendapat jawaban.
Tak berhenti di sana, saksi A yang merupakan teman tersangka mencoba menghubungi korban pada 20 Februari 2023 dengan dalih ingin mengembalikan kartu pelajar milik korban.
Saat dihubungi A, David ternyata sedang berada di rumah temannya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
“Kemudian tersangka dengan menggunakan kendaraannya bersama saksi A dan saksi S mendatangi ke arah korban yang sedang berada di rumah temannya,” katanya.
Sesampainya di rumah teman David, saksi A lalu menghubungi korban untuk memberitahu bahwa telah tiba di rumah temannya itu. Namun, pada saat itu korban tidak mau keluar lalu ponsel A diambil alih Mario Dandy.
Selanjutnya Mario Dandy berkomunikasi dengan David. David pun akhirnya keluar rumah dan menghampiri A dan Mario.
Lantas mereka terlibat perdebatan saat Mario menanyakan kebenaran informasi yang diadukan A kepada dirinya.
“Akhirnya terjadi peristiwa kekerasan pada anak dengan cara pelaku menendang kaki korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kanan pelaku,” ujarnya.
David yang saat itu sudah terjatuh akibat tendangan dan pukulan, bukannya berhenti, tersangka justru menendang kepala hingga perut David.
Tak berselang lama, kemudian datang orang tua teman korban berinisial R dan N untuk membantu korban David yang saat itu sudah mengalami luka-luka.
“Kemudian Bapak R dan Ibu N membawa korban ke rumah sakit Medika Permata Hijau untuk melakukan pertolongan terhadap korban,” katanya.(trib/DN)




