Aceh Darussalam

Kehadiran UAD Aceh Bentuk Komitmen Muhammadiyah Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

Sayed Muhammad Husen, Wakil ketua PDM Aceh Besar.

Banda Aceh, desernews.com
Konsistensi Muhammadiyah memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia kembali terwujud dengan berdirinya Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Aceh. Kampus baru ini bentuk komitmen gerakan dalam melahirkan lulusan perguruan tinggi di Aceh yang unggul di tingkat nasional dan mampu bersaing di kancah internasional.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Besar Ustazd Sayed Muhammad Husen menyampaikan hal itu kepada media di Banda Aceh, Sabtu (11/10/2025). Menurutnya, UAD Aceh mendapat sambutan baik dari berbagai pihak sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Serambi Mekkah.

“Untuk mencapai visi tersebut, kita berharap pihak pengelola UAD Aceh memprioritaskan dua aspek krusial, yaitu kualitas manajemen dan kapasitas tenaga pengajar,” ungkapnya.

Menurut Sayed, pengembangan UAD Aceh sebagai perguruan tinggi berdaya saing global mensyaratkan pengelolaan institusi yang profesional dan modern. Kualitas manajemen yang baik menjadi penjamin efisiensi operasional, transparansi, dan implementasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan global.

Sejalan dengan itu, Sayed menambahkan, kapasitas tenaga pengajar juga harus ditingkatkan secara berkelanjutan. Dosen-dosen UAD Aceh diharapkan memiliki kualifikasi akademik, pengalaman riset, dan jaringan internasional, sehingga mampu mentransfer ilmu pengetahuan terkini dan membimbing mahasiswa menuju pencapaian standar global.

“Dalam peta persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, UAD Aceh mestinya mengadopsi strategi yang proaktif. Pimpinannya harus mengandalkan promosi yang efektif di tingkat lokal, nasional, dan juga menjangkau calon mahasiswa dari mancanegara,” ungkap mantan Wakil Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Aceh ini.

Lebih lanjut, kata Sayed, kunci sukses UAD Aceh sangat dipengaruhi kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan, industri, lembaga pemerintah, dan organisasi nirlaba, baik di dalam maupun luar negeri.

Sebelumnya diberitakan, UAD Aceh resmi hadir di Gampong Punge Blang Cut, Sabtu (11/10/2025). Pendirian perguruan tinggi ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 857/B/O/2025, yang mengatur penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh dan Akademi Teknik Pratama Makale di Kabupaten Tana Toraja menjadi Universitas Ahmad Dahlan Aceh.

Perguruan tinggi ini diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah, yang penyerahan SK Menteri kepada pengelola universitas dilakukan di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII Banda Aceh, Jumat (10/10/2025) lalu.(T.Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close