Aceh Darussalam

UNHCR Kewalahan Sediakan Tempat Penampungan

Tim dari UNHCR periksa kesehatan para pengungsi Rohingya.

Lhokseumawe, desernews.com
Pengungsi rohingya yang terdampar di Sabang, telah tiba Lhokseumawe dan ditampung di eks kantor Imigrasi (24/11).

Menurut data dari UNHCR, sepanjang bulan November ini, 5 kapal Rohingya telah masuk pesisir Aceh, dengan jumlah pengungsi mencapai seribu lebih yang ditampung.

Hal tersebut membuat pekerjaan baru bagi UNHCR dan para mitra, terutama kendala lokasi penampungan hingga pengangkutan.

Menurut perwakilan UNHCR Indonesia di Aceh, Munawaratul Makhya mengatakan bahwa kendala saat ini adalah tempat penampungan dan diperlukan kerjasama banyak pihak, baik itu pemerintah daerah hingga pusat untuk bisa bersama memikirkan titik penampungan sementara bagi para pengungsi Rohingya.

“Kendala saat ini adalah tempat penampungan dan diperlukan kerjasama banyak pihak, baik itu pemerintah daerah hingga pusat untuk bisa bersama memikirkan titik penampungan sementara bagi para pengungsi Rohingya,” ujar Makhya.

Ist.

Ia menambahkan, walaupun saat ini sudah ada penampungan di Padang Tiji, Pidie yang bertempat di Minaraya, namun sudah mengalami overload kapasitas, kemudian untuk yang di eks kantor imigras Lhokseumawe juga terbatas, maka kita sangat membutuhkan kerjasama para pihak.

“Untuk penampungan saat ini sudah ada dua penampungan sementara, yang pertama yaitu di Padang Tiji, Kabupaten Pidie yang bertempat di Minaraya, namun sudah mengalami overload kapasitas, kemudian yang kedua telah ditentukan di eks kantor imigrasi Lhokseumawe, namun kondisnya juga terbatas, maka kita sangat membutuhkan kerjasama para pihak,” sambung Makhya.

Hingga kini, jumlah pengungsi Rohingya yang masuk Aceh sejaj awal November telah mencapai seribu lebih dan telah dilakukan pendataan hingga penanganan kemanusiaan.(TJ/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close