Nasional

Dua Rumah Penduduk di Kampung Andilan Dua Koto Musnah Terbakar

Dua unit rumah tempat tinggal di Kampung Andilan, Nagari Simpang Tonang Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/9/2023). Foto: Eddi Gultom

Pasaman, desernews.com
Dua Unit rumah tempat tinggal di Jorong Setia, Kampung Andilan, Nagari Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat musnah dilalap si jago merah, Sabtu (9/9/2023) sekira pukul 15:00 WIB. Kedua rumah yang terbakar itu adalah milik Suwardi alias Cadi (35) dan rumah almarhum Thamrin yang merupakan ayah mertua Cadi.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan ditempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, kejadian tersebut ketika kedua pemilik rumah tidak berada ditempat dan sedang pergi keladang. Hingga saat ini asal api belum diketahui pasti dari mana datangnya.

Saat itu masyarakat setempat terkejut melihat api dirumah korban sudah membesar yang persis dibelakang Puskesmas Pembantu (Pustu) Andilan. Mengetahui kebakaran tersebut warga setempat bergegas dan beramai ramai memberikan pertolongan dengan menyirami kedua rumah itu dengan air. Namun karena api sudah membesar, upaya untuk memadamkannya tidak berhasil dan api terus saja menyala yang mengakibatkan dua unit rumah tersebut ludes terbakar.

Sebelumnya warga sudah mengabarkan kepihak Damkar di Tahu Pasaman Barat untuk mohon bantuan. Namun sangat disayangkan karena antara lokasi kejadian dan tempat keberadaan mobil pemadam nya cukup jauh dengan jalan yang terjal dan berbelok belok. Alhasil, begitu Damkarnya sampai di tempat, kedua unit rumah tersebut sudah habis terbakar.

Dua unit rumah tempat tinggal di Kampung Andilan, Nagari Simpang Tonang Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/9/2023). Foto: Eddi Gultom

Hingga berita ini dikirimkan belum diketahui pasti berapa kerugian materil atas kebakaran kedua rumah tersebut, untuk sementara kedua penghuni rumah itu terpaksa menginap di ladang, sebab mereka juga mempunyai gubuk (rumah kecil) di ladang.

Pantauan wartawan sejak Sabtu (9/8/2023) sore dan Minggu (10/9/2023) pagi atas inisiatif warga telah dilaksanakan penghimpunan dana seikhlas hati dari masyarakat setempat maupun masyarakat yang melintas di jalan raya dengan menampungkan kotak infak untuk membantu para korban.

Selain itu, juga memintakan pakaian bekas kepada warga untuk berikan kepada keluarga korban. Sebab tidak ada lagi sehelai pakaian pun yang tertinggal, semuanya habis terbakar.

Menurut salah seorang ibu ditempat kejadian perkara kepada wartawan menyebutkan, rumah almarhum Thamrin ayah mertua Cadi saat ini ditempati oleh anak anak almarhum, sebab Thamrin dan istrinya (si Der) sudah lama sama-sama meninggal dunia, katanya.
Penulis : Eddi Gultom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close