Daerah

1.200 Jiwa Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi di Tanjungbalai

Jalanan juga terendam air di Kota Tanjungbalai.

Tanjungbalai, desernews.com
Sekitar 1.200 jiwa atau 200 kepala keluarga menjadi korban banjir akibat curah hujan cukup tinggi, yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini di Kota Tanjungbalai.

Sesuai data yang diterima dari BPBD Kota Tanjungbalai, Rabu (6/9), ketinggian air mencapai 10 centimeter hingga 50 centimeter dan telah merendam badan jalan hingga rumah-rumah warga.

Lokasi yang terdampak banjir yakni rumah-rumah warga di Kelurahan Sirantau, Pahang dan Gading Kecamatan Datukbandar.

Kemudian di Kelurahan Kota Tanjung Balai I Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Berdasarkan data tersebut, signature. bmkg.go.id telah mengeluarkan peringatan dini, sejak 3 September 2023 s/d 6 September 2023 mengenai cuaca berpotensi hujan lebat dan berdampak banjir/bandang, yang dapat terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Utara dengan status waspada.

Suasana banjir di Kota Tanjungbalai.

Sehingga pihak BPBD Tanjungbalai telah melakukan kesiapsiagaan, dengan meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan tersebut, kepada pihak-pihak terkait dan masyarakat untuk waspada ancaman bencana hidrometeorologi.

Untuk upaya penanganan yang dilakukan, yakni melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dan berkoordinasi dengan aparat keamanan, pihak lingkungan setempat dan dengan pihak BWS Provinsi Sumut yang ada di Kota Tanjungbalai.

“Banjir ini dipicu oleh intensitas curah hujan cukup tinggi, yang terjadi pada hari Senin, 4 September 2023. Jumlah yang terdampak 200 KK/1200 jiwa namun masih dilakukan pendataan terus di lapangan,” kata Kadis Kominfo Tanjungbalai Andrinungka menyesuaikan data BPBD. (Sty/sib)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close