Pemko Tebingtinggi Gelar Forum Group Discussion
Pj. Walikota Tebingtinggi: Perluas Jaringan Untuk Buka Peluang Bisnis Bagi Pertumbuhan UMKM

Tebingtinggi, desernews.com
Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako menggelar Forum Group Discussion Peningkatan Pemberdayaan UMKM Naik Kelas, melalui Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat, Sertifikasi Halal dan Online Single Submission, Rabu (30/8) di Gedung Hj. Sawiyah Jln. Dr. Sutomo.
Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi Drs. Syarmadani, M.Si. berharap, melalui momen ini dapat menjalin sinergi bersama stakeholder/pihak terkait sebagai upaya menaikkan kelas Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
“Kegiatan kita hari ini, dalam rangka untuk menjalin sinergi sebagai upaya menaikkan kelas UMKM, karena UMKM sebagai pelaku ekonomi yang benar riil dan paling kuat dalam menjaga ekonomi,” ujar Pj. Wali Kota saat membuka kegiatan tersebut.
Menurut Pj. Wali Kota, generasi muda atau generasi milenial, memiliki andil besar dalam pertumbuhan UMKM khususnya di Kota Tebing Tinggi.
“Generasi muda, memiliki terobosan inovasi serta mempunyai jaringan luas dan itu peluang bisnis bagi pertumbuhan UMKM,” jelas Pj. Wali Kota.

Disampaikan Syarmadani, beberapa kendala yang dihadapi UMKM yaitu mulai dari modal, perijinan dan sertifikasi halal.
Atas kendala itu, Pj. Wali Kota meminta kepada pihak terkait, agar senantiasa mendengarkan saran dan masukan dari para pelaku usaha UMKM.
Sehingga kedepan, para pelaku UMKM ini, semakin tambah sukses dengan usaha yang ada.
“Mohon mulai sekarang bangun optimisme, bangun semangat juang tinggi, sehingga kita bisa bangkitkan ekonomi secara bersama. Mari kita buka bersama kegiatan, ini dengan ucapan basmalah,” ucap Pj. Wali Kota.
Sementara, Kabag Kemitraan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, OJK Solihin menyampaikan, dalam mendukung program pemulihan ekonomi usaha dalam pemberdayaan UMKM, OJK sebagai regulator telah mengeluarkan kebijakan optimalisasi penyaluran program KUR.
“Penyaluran KUR di Kota Tebing Tinggi, posisi semester 1 tercatat sebesar 43,1 milyar disalurkan kepada 800 debitur, dengan jumlah penyaluran KUR Super Mikro sebanyak 1,7 milyar kepada 202 debitur kemudian KUR Mikro sebanyak 25,1 milyar kepada 530 debitur dan KUR Kecil sebanyak 16,2 milyar kepada 68 debitur,” ungkap Solihin.
Terkait OSS, Solihin berharap, perijinan usaha menjadi lebih mudah dan semakin dipermudah kepada para pelaku usaha, yang tidak perlu mendatangi OPD hanya untuk mengurus ini.
Selain itu, produk halal juga menjadi fokus utama dari OJK. Menurutnya, pelaku usaha UMKM, perlu mendapat sertifikat halal, dalam meningkatkan kualitas produknya.
“Oleh karena itu, pemda perlu melakukan sosialisasi bersama MUI dan Kemenag kepada pelaku usaha ini, terkait pentingnya produk yang harus tersertifikasi halal,” harapnya.
Kabag Perekonomian dan SDA Ir. Nasrullah dalam laporannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat permodalan usaha, dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM dalam program KUR dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Mari kita meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis, dalam Program Sertifikasi Halal serta mempermudah penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau OSS,” jelas Ir. Nasrullah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadisnakerperin Ir. Iboy Hutapea, Plt. Kadis DPMPTSP Amris Siahaan, S.Pd., M.Si., Lurah atau mewakili, Asisten Manager Kantor Perwakilan BI provinsi Sumut Catherine Natasya, Auditor Halal LPH PT. Sucofindo Kantor Cabang Medan Harnisyah Nasution, Direktur Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi Muhamamd Sadly, S.E., TPID Kota Tebing Tinggi dan tamu undangan serta tim peliputan Diskominfo.(H. Suhartoyo)




