Daerah

Lima Hari Hanyut Dibawa Arus Sungai, Siswa SD Negeri 2 Kabanjahe Belum Ditemukan, Basarnas: SOP Pencarian Hanya Tujuh Hari

Tim Basarnas, TNI, MTA saat menyisir aliran sungai untuk pencarian korban (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Dihari kelima, Selasa (21/3/2023) pencarian terhadap Riski Ade Pranata Ginting (8) warga Jalan Nabung Surbakti Kelurahan Padang Mas Kabanjahe terus dilakukan, namun tanda-tanda keberadaan korban belum jelas.

Pencarian Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Negeri 2 Kabanjahe yang hanyut terbawa arus sungai Lau Biang yang terjadi pada hari Jumat (17/3/2023) sekira jam 14:00 wib lima hari lalu terus dilakukan oleh Tim Basarnas Medan, TNI, MTA dan masyarakat.

Belum ditemukannya korban, pihak keluarga sangat cemas dibarengi kesedihan, begitu juga guru serta teman sekelasnya ikut merasakanya.

Menurut informasi yang diperoleh, pencarian korban juga ikut dilibatkan paranormal ke lokasi agar dapat memberikan petunjuk melalui penerawangan.

Sementara Komandan dari Tim Basarnas Medan Ricy Harahap saat dikonfirmasi, Selasa (21/3/2023) sekira jam 17:00 Wib di Kabanjahe didampingi anggotanya mengatakan, bahwa hari ini hari kelima untuk pencarian korban.

“Dari Basarnas ada 6 orang, TNI dari Kodim 0205/TK 6 orang, Majelis Tafsir Alquran 5 orang, PMI Karo 1 orang serta masyarakat 20 orang.
Sedangkan kendala yang dihadapi oleh TIM, medannya sangat berat dan terjal sehingga harus menggunakan tali untuk keselamatan diri. Juga banyak patahan sungai serta bebatuan dan arusnya pun sangat deras sekali.” Ujarnya.

Dilanjutnya lagi, dalam pencarian Basarnas ada SOP nya,j ika dalam tujuh hari korban belum ditemukan, maka pencarian ditutup dan disampaikan kepihak keluarga dan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan Basarnas Medan.

“Kita sangat berharap agar korban cepat ditemukan.”Jelasnya.

Ditempat yang sama, Suranto Tim dari Majelis Tafsir Alquran juga menjelaskan akses ke lokasi pencarian sangat susah dan terpaksa menggunakan tali turun ke sungai,arusnya juga sangat deras.

“Kami tetap mengikuti komando dari Basarnas, jika sampai harinya korban belum ditemukan dan pencarian ditutup, tapi tetap dipantau.” Ujarnya.(FS-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close