Nasional

Bocah SD Ditemukan Meninggal Dalam Kamar, Diduga Karena HP Meledak

Ilustrasi

Ciamis, desernews.com
Iqbal (9) bocah SDN 5 Kiarapayung Kelas 3 ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Dusun Bojong Jaya RT 02 RW 07 Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah Ciamis, Rabu (3/8) sekitar pukul 14.00.

Waktu kejadian, ibu korban Rinawati (40) sedang belanja ke warung. Sementara ayahanda korban, Dayat (45) sedang bekerja sebagai buruh bangunan di Bogor. Iqbal adalah anak sulung dari dua bersaudara. Adik korban masih balita usia 2 tahun.

“Begitu mendapat informasi heboh-heboh kemarin itu (Rabu, 3/8) sekitar pukul 14.00 siang saya langsung ke lokasi. Kemudian memberi tahu polsek dan puskesmas (Rancah),” ujar Kades Kiarapayung, Dedi. Kamis (4/8).

Saat mengecek ke lokasi menurut Dedi, ia menyaksikan korban sudah tidak bernyawa tergeletak di kamar. Dengan HP menempel di badan.

“HP nya masih tersambung dengan cas-an (charger). Dan chargernya juga masih nempel ke colokan listrik,” katanya.

Charger HP-nya masih utuh termasuk kabel chargernya. Tetapi kondisi HP-nya menurut Kades Dedi, sudah meledak bagian baterai.

“Baterai HP-nya sudah keluar dari HP dan melengkung mungkin karena meledak,’ ujar Dedi.

Di dada korban katanya ditemukan luka bakar. “Mungkin karena setrum atau karena HP meledak saat dicas. Belum bisa dipastikan. Tetapi saat ditemukan, korban sudah meninggal,” ungkapnya.

Kondisi korban pertama kali ditemukan oleh ibunya yang baru pulang dari warung. “Tentu saja ibu korban kaget dan minta tolong warga,” ujar Kades Dedi.

Diduga menurut Dedi, begitu pulang sekolah korban Rabu (3/8) siang tersebut langsung main HP.

“Saat main HP, HP-nya dalam kondisi dicas. Diperkirakan kemudian korban tertidur. Tubuh korban cukup gemuk, mungkin karena kecapean, korban tertidur saat main HP sambil dicas tersebut,” jelasnya.

Setelah diperiksa secara medis oleh petugas Puskesmas Rancah serta didampingi petugas Polsek Rancah menurut Dedi, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban untuk selamanya.

Jenazah korban disalatkan dan disemayamkan di Masjid Jamie Al Mubarak Desa Kiarapayung sekitar pukul 16.00 Rabu sore tersebut.

Jenazah Iqbal baru dimakamkan malam harinya sekitar pukul 23.00 di TPU Bojongjaya.

“Jenazah korban baru dimakamkan pukul 23.00 tengah malam tadi, karena menunggu kedatangan ayahnya dari Bogor, Begitu ayah korban tiba, jenazah korban langsung dimakamkan. Ratusan warga mengantarkan jenazah almarhum ke makam di TPU Bojongjaya tadi malam,” ujar Kades Kiarapayung, Dedi.(trib/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close