Hadiri Pesta Tahunan di Desa Bintang Meriah, Bupati Karo Ajak Anak-Anak Tamatan SMA Untuk Daftarkan Diri Kuliah di Jerman

Tanah Karo, desernews.com
Pesta budaya tahunan (Kerja Tahun) salah satu tradisi budaya Karo yang menjadi turun temurun yang diwariskan dari nenek moyang yang diselenggarakan disetiap Desa di Kabupaten Karo, namun pada pelaksanaannya pesta tersebut dilaksanakan dengan hari dan bulan yang berbeda saja.
Saat diadakannya pesta ini, sanak saudara dari jauh juga hadir untuk bersilaturahmi dan makan bersama dengan hidangan makanan ciri khas dari Karo seperti beras ketan yang isi didalamnya gula (cimpa unung-unung), lemang, cimpa tuang dan menu gulai seperti rendang lembu, lomok-lomok, pagit-pagit (isi dari usus lembu dengan dicmpur daging).
Begitu juga saat acara berlangsung, hiburan perkolong-kolong pun diadakan sehingga tamu undangan dan warga dapat menari dan menyanyi diatas panggung sehingga suasana sangat meriah.
Seperti halnya saat kerja tahun di desa Bintang Meriah Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo yang berlangsung, Jumat (8/7), Bupati Karo Cory.S.Sebayang didampingi beberapa SKPD yakni, Kadis Kesehatan, drg. Irna S Milala, Kadis Pertanian, Ir Metehsa Purba, Kadis PUPR, Edward P Sinulingga, Kadis Perikanan dan ketapang, Sarjana Purba, Kadis Perindag, Hendrik Philemon Tarigan, Asisten 1, Mulianta Tarigan, Kabag Keuangan Daerah, Eddy Surianta Surbakti dan Plt Kadis Kominfo, Frans Leonardo Surbakti ,SSTP.
Kedatangan Bupati dan rombongan langsung disambut Camat Kuta Buluh didampingi Kepala Desa Bintang Meriah, Panitia, Muda-mudi serta para tokoh masyarakat setempat dan mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.
Dikesempatan itu, Bupati Karo dan rombongan sempat menikmati hiburan tari-tarian yang diperagakan kaum muda-mudi dan Karang Taruna.
Disela-sela acara, perwakilan panitia juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang ada di Tapin Lau Bahing Desa Bintang Meriah pasca ditimpa bencana banjir bandang dan sempat memutus akses jalan antar desa beberapa bulan yang lalu.
Selain itu juga dipertanyakan menurunnya jatah kuota penerimaan pupuk bersubsidi khususnya bagi para petani jagung, dan minimnya bantuan dari pemerintah khususnya untuk alat-alat pertanian.
Menyahuti ucapan dari panitia, Bupati Karo Cory.S.Sebayang langsung menjawab, mengenai perbaikan jalan penghubung antar desa tepatnya ditapin Lau Bahing yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, tahun ini akan diupayakan perbaikan di P-APBD. Begitu juga masalah persoalan pupuk subsidi, coba kita minta pendapat dari Pak Metehsa Purba selaku Kadis Pertanian Kabupaten Karo.
Menurut Kadis Pertanian, penyaluran pupuk subsidi bagi kelompok tani sesuai arahan Pemerintah Pusat memang sudah dibatasi. Hal itu sebenarnya dapat diatasi jika para kelompok tani mau mempergunakan pupuk alami (kompos) yang berbahan dasar sisa-sisa makanan rumah tangga.
Jika berkenan, kami siap mensosialisasikan kepada kelompok tani tentang cara pengolahannya, dengan catatan wajib memiliki lahan atau tempat untuk pembuatannya. “Silahkan para kelompok tani yang ada agar berkordinasi dengan Pemerintah Desa.”Pinta Metehsa kepada warga.
Selanjutnya Bupati Karo juga tidak lupa mengucapkan “Selamat kerja tahun Desa Bintang Meriah Tahun 2022″, setelah selama 2 tahun ini tidak diadakan pesta gendang guro-guro aron dampak dari pandemi covid-19. Saya sangat bangga dan salut melihat cara muda-mudi yang menari tadi, selain kompak, terlihat menghargai adat budaya kita, sebagai suku Karo.
Disini saya sampaikan kepada anak-anak kami yang sudah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, agar mendaftarkan lamaran untuk melanjutkan pendidikan atau kuliah di Jerman, karena saat ini Pemkab Karo telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Jerman dengan syarat bersedia kursus bahasa Jerman,” Ucap cory dengan disambut tepuk tangan warga pengunjung jambur.
Setelah itu, Bupati Karo dan jajarannya menari bersama diatas pentas sehingga suasana semakin meriah.(Fs -Ring)




