Nusantara

FC Kater Padang Panjang Juara IPPKS Cup 2026, Bupati Welly Suhery Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola Pasaman

Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat menyampaikan bimbingan dan arahan sekaligus menutup turnamen IPPKS Cup 2026 Simpang Kalam.


‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎‎Kesebelasan FC Kater Padang Panjang tampil sebagai kampiun setelah menjuarai Turnamen Sepak Bola IPPKS Cup 2026 yang digelar di Lapangan Hijau Simpang Kalam, Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu (5/9/2026) sore.

‎Partai puncak turnamen berlangsung dalam atmosfer penuh ketegangan dan semangat sportivitas. Kesebelasan PS Silem, Silang Empat, Nagari Cubadak Barat, harus mengakui keunggulan FC Kater Padang Panjang setelah pertandingan ditentukan melalui drama adu penalti.

‎Dalam adu penalti, masing-masing tim memperoleh kesempatan lima kali tendangan. FC Kater Padang Panjang akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3, sekaligus mengantarkan mereka menjadi juara pertama IPPKS Cup 2026. Hasil tersebut sontak disambut sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari ribuan penonton yang memadati arena pertandingan.

‎Pertandingan final tersebut semakin istimewa karena dihadiri langsung Bupati Pasaman Welly Suhery yang sekaligus menutup secara resmi turnamen. Kehadiran kepala daerah itu menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian penting dari pembinaan generasi muda di Kabupaten Pasaman.

‎Turut hadir menyaksikan laga final dan prosesi penutupan, Camat Dua Koto Hapnil Wadi, SH, Wali Nagari Cubadak Tengah Drs. Sulhaddi, Kapolsek Dua Koto Ipda Rido M. Simamora, SH, MH, anggota DPRD Pasaman Hamdan dan Rona Riski, SH, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Selamat Simamora, SE, M.Si, serta seluruh Wali Nagari SE Kecaman Dua Koto, serta sejumlah undangan lainnya.

Selamat Simamora, anggota DPRD Sumbar saat menyerahkan piala Turnamen IPPKS Cup 2026 kepada kesebelasan Persikater Padang Panjang yang meraih juara satu.

‎Dalam sambutannya, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat terlaksana dengan tertib, aman, dan meriah.

‎Secara khusus, Welly menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek Dua Koto beserta jajaran yang telah memberikan dukungan pengamanan selama berlangsungnya kompetisi.

‎”Terima kasih kepada Kapolsek Dua Koto yang telah berkontribusi dalam pengamanan kompetisi kita sore hari ini. Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh panitia. Kompetisi ini dapat terselenggara berkat persatuan dan kekompakan, sehingga mampu menghadirkan tontonan olahraga yang sangat meriah bagi masyarakat Kecamatan Dua Koto,” ujar Welly.

‎Menurutnya, sebuah turnamen sepak bola tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Lebih jauh, kompetisi merupakan ruang strategis untuk menemukan, mengasah dan membina talenta-talenta muda agar memiliki kemampuan teknis sekaligus karakter sportif.

‎”Kompetisi ini tidak hanya mencari siapa yang menjadi juara. Kita berharap dari kompetisi ini lahir bibit-bibit sepak bola yang unggul dari Dua Koto, yang nantinya menjadi kebanggaan, baik bagi Kecamatan Dua Koto maupun Kabupaten Pasaman,” katanya.

Hamdan, anggota DPRD Pasaman saat menyerahkan piala juara 2 kepada Kesebelasan Silem Silang Empat.

Welly menegaskan, pemerintah daerah memiliki harapan besar agar dari Kecamatan Dua Koto lahir pesepak bola potensial yang mampu menembus kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

‎Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan olahraga sebagai instrumen pembinaan generasi muda, sekaligus membangun kebersamaan dan semangat sportivitas.

‎”Ke depan kita berharap dari Kecamatan Dua Koto ini lahir bibit-bibit yang mempunyai keahlian, skill dan jiwa sportivitas yang tinggi. Dunia olahraga adalah dunia yang menjunjung tinggi sportivitas. Mari melalui kompetisi ini kita bina kebersamaan,” tuturnya.

‎Bupati juga membuka peluang agar turnamen serupa dapat dikembangkan menjadi kompetisi yang lebih besar pada masa mendatang, bahkan mampu menghadirkan kesebelasan dari berbagai daerah di luar Pasaman.

‎Menurut Welly, jika masyarakat, panitia, pemerintah nagari dan seluruh pemangku kepentingan mampu mempertahankan semangat kebersamaan dan kekompakan, bukan tidak mungkin kompetisi sepak bola di Dua Koto berkembang menjadi salah satu agenda olahraga yang diperhitungkan di tingkat regional.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat menyaksikan final Turnamen IPPKS di Lapangan Hijau Simpang Kalam.

‎”Insya Allah, dengan kebersamaan dan kekompakan, kompetisi di Simpang Kalam ini akan semakin baik dan semakin besar. Mudah-mudahan ke depan bisa mendatangkan tim-tim dari luar daerah. Tentunya ini menjadi impian kita bersama,” ungkapnya.

‎Lebih jauh, Welly menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan konstruktif.

‎Ia menilai olahraga memiliki dimensi sosial yang sangat strategis karena mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai pengaruh negatif.

‎”Kompetisi ini tidak hanya sebagai ajang pertandingan, tetapi juga merupakan kegiatan yang sangat positif. Melalui olahraga, kita berharap anak-anak dan generasi muda dapat terhindar dari berbagai pengaruh yang tidak baik, seperti judi online, narkotika dan berbagai bentuk kenakalan lainnya,” tegasnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga di Kecamatan Dua Koto, Bupati Welly Suhery menyerahkan bantuan dari KONI Kabupaten Pasaman kepada Ketua Panitia IPPKS Cup 2026.

FC Silem Silang Empat foto bersama saat turun minum di Lapang Hijau Simpang Kalam.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kelancaran penyelenggaraan kegiatan sekaligus menjadi stimulan bagi peningkatan pembinaan olahraga di wilayah Kecamatan Dua Koto.

‎”Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, saya serahkan langsung bantuan dari KONI Kabupaten Pasaman kepada ketua panitia penyelenggara. Mudah-mudahan bantuan ini berarti bagi kelancaran dan kesuksesan olahraga di Simpang Kalam, Kecamatan Dua Koto,” kata Welly.

‎Kehadiran dan dukungan langsung Bupati Pasaman dalam penutupan IPPKS Cup 2026 mendapat apresiasi dari masyarakat dan insan olahraga. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kepedulian Welly Suhery terhadap pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya bertumpu pada sektor pendidikan dan ekonomi, tetapi juga melalui olahraga.

‎Turnamen IPPKS Cup 2026 akhirnya ditutup secara resmi oleh Bupati Pasaman Welly Suhery dengan mengucapkan syukur ke hadirat Allah SWT.

‎”Alhamdulillahirabbil ‘alamin, secara resmi kompetisi IPPKS Cup 2026 di Simpang Kalam ini saya nyatakan ditutup,” ucapnya.

Kesebelasan FC Kater Padang Panjang foto bersama sebelum dimulainya pertandingan.

Dengan berakhirnya turnamen tersebut, masyarakat berharap IPPKS Cup tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan semata, tetapi berkembang menjadi wadah pembinaan sepak bola yang berkelanjutan, sehingga dari lapangan-lapangan hijau di Kecamatan Dua Koto dapat lahir talenta-talenta muda yang kelak mengharumkan nama Pasaman di pentas yang lebih tinggi.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close