Daerah

Puri Rahayu Raih Penghargaan Guru Inspiratif Peduli Anak dari Komnas Perlindungan Anak

Puri Rahayu, tenaga pendidik menerima penghargaan sebagai “Guru Inspiratif Peduli Anak” dari Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak.

Lubuk Pakam, desernews.com
Komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak kembali mendapat apresiasi. Seorang tenaga pendidik di Kabupaten Deli Serdang, Puri Rahayu menerima penghargaan sebagai “Guru Inspiratif Peduli Anak” dari Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, pada Rabu (13/5/2026).

Penyerahan penghargaan berlangsung bersamaan dengan pelantikan pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang periode 2025–2030 di Wisma Kurnia, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, mengatakan penghargaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap dedikasi dan pendekatan humanis yang diterapkan Puri Rahayu dalam mendidik siswa.

“LPA Deli Serdang melihat langsung bagaimana sosok Ibu Puri Rahayu mendedikasikan dirinya dengan penuh ketulusan. Beliau sangat layak mendapatkan apresiasi ini atas kerja kerasnya menjadi teladan bagi siswa,” ujar Junaidi Malik.

Menurutnya, Puri Rahayu dikenal memiliki kedekatan emosional dengan peserta didik serta mampu menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman. Selain fokus pada capaian akademik, ia juga dinilai aktif menanamkan nilai disiplin, kepedulian sosial, dan pendekatan personal kepada siswa.

Pendekatan tersebut membuat dirinya tidak hanya dipandang sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai sosok pendamping dan pelindung bagi anak-anak di lingkungan sekolah.

Usai menerima penghargaan, Puri Rahayu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat upaya perlindungan terhadap anak, khususnya di lingkungan pendidikan.

Saat ini, Puri diketahui mengabdi di SMK Swasta Karya Serdang.

“Penghargaan ini memotivasi saya untuk lebih kuat melindungi anak-anak. Fokus utama saya adalah memastikan siswa-siswi terhindar dari segala bentuk perundungan, baik fisik maupun verbal,” ujarnya.

Ia menegaskan, anak-anak yang menjadi korban perundungan memerlukan perlindungan dan pendampingan dari berbagai pihak agar tetap dapat berkembang secara positif.

Lebih lanjut, Puri berharap kepengurusan baru LPA Deli Serdang dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pihak sekolah, psikolog, dan aparatur negara, guna menangani persoalan anak secara menyeluruh.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendukung proses pembinaan siswa, terutama dalam penanganan persoalan sosial maupun psikologis yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Saya berharap ada kolaborasi aktif antara sekolah, psikolog, dan instansi terkait untuk memberikan penyuluhan serta penanganan terhadap persoalan anak di sekolah. Dengan demikian, peserta didik dapat dibina menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Penghargaan yang diterima Puri Rahayu dinilai menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung gerakan perlindungan anak. Kehadiran pendidik yang humanis dan peduli terhadap kondisi psikologis siswa diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.(01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close