Kapolsek Dua Koto Tak Ada Kompromi Dengan Narkoba, Berjiwa Sosial dan Peduli Dengan Kaum Dhuafa

Pasaman, desernews.com
Keaktifan jajaran Polsek Dua Koto, Polres Pasaman Polda Sumatera Barat dalam memberikan penyuluhan bahaya narkoba patut mendapat apresiasi.
Salah satu langkah nyata yang terus dilakukan adalah penyuluhan secara rutin di setiap masjid seminggu sekali seusai pelaksanaan shalat Jumat.

Pendekatan ini dinilai sangat efektif karena menyentuh langsung masyarakat dari ruang ibadah, tempat nilai moral dan keagamaan diperkuat.
Gagasan mulia tersebut merupakan inisiatif langsung dari Kapolsek Dua Koto, IPTU Antoni Hasibuan, SH,MM, CHRS. Di bawah kepemimpinannya, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik dan pembina masyarakat.
Penyuluhan narkoba yang disampaikan secara humanis dan religius diharapkan mampu membentengi generasi muda serta seluruh lapisan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Tidak berhenti pada penyuluhan, Kapolsek Dua Koto juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Bersama anggotanya, ia aktif memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir, membantu masyarakat kurang mampu, serta rutin berbagi di bulan suci Ramadan.
Bantuan sembako kepada kaum duafa menjadi salah satu wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Apa yang dilakukan IPTU Antoni Hasibuan, beserta jajaran Polsek Dua Koto menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dijaga melalui penindakan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pencegahan sejak dini.

Sosok pemimpin seperti inilah yang mampu membangun kepercayaan publik dan meneguhkan kemitraan antara polisi dan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian dan kepedulian yang terus ditunjukkan, Polsek Dua Koto diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, serta penuh nilai kebersamaan.
Bukan sampai disitu saja, di tengah keterbatasan wilayah yang berada di pinggiran hutan dan minim jaringan komunikasi, Iptu Antoni justru menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi institusi dan masyarakat.
Salah satu langkah mulia yang patut dicontoh adalah inisiatif pembangunan mushola di lingkungan Mapolsek Dua Koto. Kehadiran mushola ini bukan sekadar fasilitas ibadah, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai spiritual, kebersamaan, dan keteladanan moral bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Tak berhenti di situ, kepedulian Iptu Antoni terhadap kelancaran tugas anggota juga diwujudkan melalui pemasangan alat komunikasi berupa WiFi di Mapolsek Dua Koto.

Mengingat sulitnya jaringan telepon di wilayah tersebut, langkah ini sangat strategis untuk mendukung koordinasi, pelayanan publik, serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Yang lebih membanggakan, Iptu Antoni juga mendorong anggotanya untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar Mapolsek dengan bercocok tanam, seperti menanam singkong dan tanaman produktif lainnya.
Selain menjadikan lingkungan Mapolsek lebih bersih dan asri, kegiatan ini juga memberi nilai ekonomi. Hasil tanaman tidak hanya dinikmati oleh anggota Polsek, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan.
Inisiatif, kepedulian, dan kreativitas yang ditunjukkan oleh Iptu Antoni Hasibuan, mencerminkan sosok pemimpin yang visioner, membumi, dan dekat dengan anggota serta masyarakat.
Kapolsek Dua Koto patut mendapat apresiasi atas kepedulian dan kepekaan sosial yang beliau tunjukkan kepada masyarakat. Di tengah keterbatasan dan kondisi darurat akibat jembatan yang roboh, Kapolsek Dua Koto tampil sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga hadir dengan hati nurani.
Prakarsa beliau dalam mempelopori pembuatan jembatan darurat menjadi bukti nyata bahwa Polri benar-benar hadir untuk rakyat. Berkat langkah cepat dan kepedulian tersebut, aktivitas warga desa pedalaman kembali berjalan, termasuk anak-anak sekolah yang sempat terhambat untuk menuntut ilmu.
Tindakan ini mencerminkan jiwa pengabdian yang tulus, kepemimpinan yang responsif, serta komitmen kuat untuk melayani masyarakat tanpa memandang jarak dan kesulitan medan.
Kapolsek Dua Koto telah menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kepedulian dan keberanian untuk bertindak demi kepentingan bersama.
Semoga keteladanan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, bahwa kehadiran seorang aparat negara dapat menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Apa yang dilakukan Kapolsek Dua Koto ini sangat layak dijadikan contoh bagi Polsek lainnya di Sumatera Barat, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berbuat kebaikan dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.(H.Eddi Gultom)




