Daerah

Wakil Ketua DPRD Sumut Lakukan Sosialisasi Penyebaran Ideologi Pancasila di Ponpes NU Al Qomariyah Galang

Wakil Ketua DPRD Sumut, Dr Sutarto MSi tampak memberikan arahan dan bimbingannya kepada para santri.

Galang, DeserNews.com
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr Sutarto MSi melakukan sosialisasi tentang Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren NU Al Qomariyah, Desa Kotangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Senin (19/05/2025).

Dalam arahan dan bimbingannya, Sutarto mengajak para santri untuk menghempang masuknya budaya asing yang dapat merusak dan menghilangkan budaya dan ideologi asli bangsa Indonesia.

Seperti akhir akhir ini tentang maraknya geng motor, begal dan narkoba dan kekerasan lainnya, ini bukan karakter dan budaya Indonesia, kata Sekretaris DPD PDIP itu.

“Karakter dan budaya bangsa kita adalah sebagaimana yang terdapat dalam Pancasila, yakni menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan toleransi, berlaku adil sesama anak bangsa” sambung Sutarto.

Usai memberikan bimbingan, Dr Sutarto bersama rombongan dan guru guru makan bersama di rumah pimpinan pompes, H Ichsanul Arifin Lubis.

Dikatakan Politisi PDIP itu, sejak reformasi 1998, praktis P4 sudah dibubarkan dan kurikulum pendidikan tentang Pancasila juga sudah dihapus. Maka kita di ranah pendidikan dan masyarakat kita sudah jarang membicarakan Pancasila.

Sementara kultur Indonesia inikan bermacam-macam suku , agama dan juga wilayah daerah yang begitu luas. Perekatnya hanya satu yaitu Pancasila. Maka kita tidak bisa meninggalkan itu. Karena tantangan kita ke depan begitu luar biasa. Seperti budaya globalisasi dan internasional masuk sehingga ketika kita tanya adik adik bisa lupa apa itu Pancasila.

“Belum lagi konten medsos medsos yang luar biasanya yang memberi pengaruh kepada kita. Jadi putusan putusan di beberapa instansi itu kadang terpengaruh, salah satunya pengaruhi netizen”, sebut Sunarto.

Untuk itulah, lanjut Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara itu, sosialisasi penyebaran ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan perlu digalakkan kembali.

Pada kesempatan itu, Dr Sunarto juga mengadakan pertanyaan pertanyaan kepada para santri mengenai bagaimana seharusnya kita mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Usai memberikan bimbingan, Ketua Forum Muslim Peduli Kelurahan Galang Kota, H Nurdin Barus bersama Kepala Desa Kotangan, Eka Jaya Maya Putra dan Amir Sihotang foto bersama Wakil Ketua DPRD Sumut, Dr Sutarto (baju batik).

“Ini adik adik santri yang dirancang sebagai pendakwah dan penceramah harus jago melakukan sosialisasi Pancasila. Namun sebelumnya saya ingin bertanya, bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila itu di tengah masyarakat?

Pertanyaan Dr Sutarto itu pun langsung dijawab santriwati dengan lugas dan lancar.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren NU Al Qomariyah, Achmad Rasidi sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr Sutarto MSi atas kesediaannya berkunjung ke Ponpes NU Al Qonariyah.

“Saya atas nama keluarga besar Ponpes NU Al Qonariyah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Sutarto yang berkenaan berkunjung dan melakukan sosialisasi pondok pesantren. Semoga sosialisasi ini dapat menambah ilmu dan wawasan bagi guru-guru dan santri santriwati disini”, ucap Achmad Rasidi.

Selain Pimpinan Yayasan Achmad Rasidi Lubis, juga hadir Pimpinan Pondok Pesantren, H Ichsanul Arifin Lubis MA, Camat Galang Drs Syahdin Setia Budi Pane yang di wakili Kepala Desa Eka Jaya Maya Putra, Danramil Galang diwakili Babinsa Abdurahman dan Kapolsek Galang diwakili Kanit Letda Suwondo, Ketua MWC NU Kecamatan Galang, Kyai Yatiman, Ketua Forum Muslim Peduli Kelurahan Galang Kota, H Nurdin Barus Dewan guru dan para santri serta warga masyarakat.

Sedangkan Dr Sutarto didampingi stafnya sekitar 5 orang dari kantor DPRD Sumatera Utara. (nur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close