DaerahPendidikan

Wakil Bupati Deli Serdang Tinjau Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMPN 1 Jaharun A

Wakil Bupati Deli Serdang, HM. Ali Yusuf Siregar di dampingi Camat Asma Fitriyan Syukri saat berdialog dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Jaharun, Drs H Asril Saman

Galang, desernews.com
Wakil Bupati Deli Serdang, HM. Ali Yusuf Siregar meninjau persiapan simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Negeri 1 Jaharun A Kecamatan Galang, Jum’at (03/09/2021).

Wakil Bupati Deli Serdang ingingin mengetahui sejauh mana kesiapan pihak sekolah SMP Negeri 1 Jaharun A, Kecamatan Galang dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

HM. Ali Yusuf Siregar yang didampingi Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri SSTP MSi dan Korcam Bahari Batu Bara SE disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMP N 1 Jaharun A, Drs H Asril Saman, Kapala Desa Jaharun A, Sanu Yusri, Kepala Desa Jaharun B, Jarno, perangkat desa dan guru guru SMPN 1 Jaharun A.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Deli Serdang, HM. Ali Yusuf Siregar mengatakan, hampir dua tahun lamanya dunia, termasuk Indonesia menerima wabah virus corona yang kesemuanya berdampak terhadap beberapa sektor termasuk dunia pendidikan.

Kita berharap saat ini, Kabupaten Deli Serdang masuk level 3 yang artinya diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas baik di SD maupun SMP, kata Wakil Bupati.

Oleh karenanya, sambung Wakil Bupati, diminta kesiapan seluruh sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka yang dimulai pada 6 September 2021 mendatang ini.

Sedangkan Camat Asma Fitriyan Syukri kepada desernews.com sebelumnya mengharapkan semua unsur masyarakat untuk mendorong kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini. Supaya bisa hidup berdampingan dengan Covid dengan memenuhi unsur protokol kesehatan yang ketat dalam aktifitas sehari hari.

“Pesan Saya kepada seluruh masyarakat Kecamatan Galang agar benar benar menerapkan 5 M, yakni Memakai Masker, Memncuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Supaya kita bisa beranjak dari masalah Covi ini”, ujar Asma fitriyan. (01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close