Wagubsu Resmikan Ruang Rawat Bagi Warga Binaan Lapas dan Ruang Isolasi RSU Natama Kota Tebing Tinggi, Pj. Walikota Sedang ke Jakarta

Tebing Tinggi, desernews.com
Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum bersama Ketua DPRD Kota Tebingtinggi H. Basyaruddin Nasution, SH, MH, Kabag SDM Polres Tebingtinggi Kompol Zulham mewakili Kapolres dan Kajari Gorontalo Mohammad Iqbal, SH, MH (yang merupakan saudara kandung pemilik RSU Natama), meresmikan ruang rawat bagi warga binaan Lapas Kota Tebing Tinggi dan ruang isolasi Rumah Sakit Umum Natama Jl. Kartini No. 30 A, Jumat (1/9).
Dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi, Wagub Sumut H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum, berharap dengan diresmikannya rumah sakit ini, masyarakat Kota Tebing Tinggi kedepannya semakin kuat, semakin sehat dan pelayanan kesehatan semakin baik.
“Kota Tebing Tinggi semakin berkembang dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat juga semakin baik,” ucap Wagub Sumatera Utara.

Diakhir sambutan, Wagub Sumut mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan, direksi dan seluruh jajaran RSU Natama, semoga ini menjadi suatu hal yang baik untuk Kota Tebing Tinggi, selain juga pemilik Rumah Sakit yang berkeinginan agar RSU Natama semakin berkembang.
Keberadaan Rumah Sakit bukan semata melakukan bisnis, tapi lebih dari itu, yaitu juga merupakan sektor pelayanan dan tanggungjawab sosial terhadap orang banyak. Untuk itu, selamat dan sukses, semoga rumah sakit ini berkah dan menjadi yang terbaik dalam pelayanannya.
“Upayakan agar pasien tak berlama-lama berada dirumahsakit, cukuplah dua atau tiga hari tapi sembuh dan senang,” harap Wagubsu yang akrab disapa Ijeck.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ruang rawat inap Lapas, buat warga binaan Lapas, dan ruang isolasi RSU Natama di Kota Tebing Tinggi, dengan ini resmi dibuka,” tutup Wagub Sumatera Utara.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi, yang seyogianya dihadiri Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi, namun karena sedang ekspose kinerja Triwulan I di Kemendagri Jakarta, diwakili oleh Asisten Umum dan Administrasi M. Syah Irwan, S.KM, M.Kes, mendampingi Wagubsu dalam acara, peresmian ruang rawat bagi warga binaan Lapas Kota Tebing Tinggi dan ruang isolasi RSU (Rumah Sakit Umum) Natama Jl. Kartini No. 30 A, Jumat (1/9).
Asisten Umum dan Administrasi yang juga selaku Plh. Sekdako Tebingtinggi M. Syah Irwan, S.KM, M.Kes, yang hadir mewakili Pj. Wali Kota Tebing Tinggi, dalam sambutannya mengatakan, bahwa ruangan ini merupakan fasilititas baru dibuat oleh RSU Natama, untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan bagi warga binaan Lapas.
“Saya harap ruang perawatan Lapas dan isoalasi, yang sudah dilengkapi fasilitas dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga binaan yang sedang dalam program kesehatan dan membrikan pelayanan yang semakin lebih baik kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi,” ujar M. Syah Irwan, S.KM, M.Kes.
Tak lupa ucapan terimakasih dan apresiasi turut disampaikan kepada RSU Natama dan kepada semua pihak yang telah turut serta.
“Semoga Kerjasama ini, dapat terus berlanjut dalam mewujudkan pelayanan kesehatan bagi Masyarakat,” ujar M. Syah Irwan, S.KM, M.Kes.
Kasi Adm. dan Kamtib Febrianto Sirait mewakili Kalapas dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa seluruh Lapas di Indonesia, tak terkecuali di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi mengalami over kapasitas.
“Terkhusus di Lapas Tebing Tinggi, kapasitas 576 orang, dimana per hari ini telah dihuni 1.783 orang dengan persentase over kasitas 309 % (persen),” ungkapnya.
Layaknya masyarakat pada umumnya, menurut Kasi Adm. dan Kamtib, warga binaan yang menjalani masa hukuman tetap harus mendapat hak mereka sebagai Warga Negara, salah satunya dari segi perawatan pelayanan kesehatan.
Warga binaan Lapas, ungkapnya, rentan terkena penyakit, oleh karena itu, Lapas menyediakan klinik dengan 3 orang SDM yang dimiliki, 1 dokter dan 2 perawat. Akan tetapi diakuinya, klinik yang terdapat di Lapas memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan rujukan RS, dalam mengobati warga binaan, untuk mendapatkan perawatan lanjutan yang lebih baik.
“Kami harap, melalui peresmian ini, pelayanan kesehatan bagi warga binaan bisa terpenuhi dengan maksimal dan pelayanan prima, serta mereka bisa merasakan hak mereka sebagai Warga Negara. Kami haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur RSU Natama dr. Dini Ariska menyampaikan, bahwa kapasitas sebanyak 6 orang untuk ruang rawat binaan Lapas dan ruang isolasi untuk 5 orang.
Menurut Dini Ariska, bahwa hal ini terjalin atas kerjasama/ MOU (Memorandum of Udnerstanding) antara pihak RSU Natama dengan Lapas, yang memiliki durasi kerjasama selama 5 tahun kedepan, seraya berharap kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi, agar bisa saling bantu-membantu.
“Karena warga binaan, ada yang memiliki BPJS Kesehatan, namun ada juga yang tidak memiliki. Harapan kami kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi, agar bisa saling bersinergi, bantu-membantu,” demikian Direktur RSU Natama.
Acara dirangkai dengan penandatanganan prasasti oleh Wagub Sumatera Utara Musa Rajekshah, pemotongan pita tanda diresmikan ruang rawat binaan Lapas dan ruang isolasi serta kegiatan bhakti sosial berupa sunat massal, pemberian tali asih kepada 10 anak yatim piatu dan diakhiri berfoto bersama.
Turut hadir, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Koriati Manurung, S.Tr.Keb, owner (pemilik) RSU Natama, perwakilan RS Bhayangkara, anak yatim penerima santunan dan tamu undangan.(Sty)




