Nasional

Tewasnya Tahanan Kasus Narkoba, 6 Personel Polrestabes Makassar Diperiksa Propam Polda Sulsel

Ilustrasi tahanan. Kabid Propam Polda Sulsel mengatakan sebanyak enam personel dari Polrestabes Makassar menjalani pemeriksaan terkait kematian tahananan narkoba usai ditangkap. (Wikimedia Commons/Barnellbe)

Makassar, desernews.com
Enam personel Satuan Narkoba Polrestabes Makassar diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Selatan terkait kematian pengedar narkotika, Muh Arfandi Ardiansyah. Keenamnya saat ini tengah ditahan.

“Terkait permasalahan ini, kita sejak kemarin sudah turun ke lapangan. Dari kemarin pun mengamankan enam orang anggota yang diduga menganiaya pelaku pengedar narkoba,” kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan, Senin (16/5).

Meski demikian, kata Agoeng, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah pengedar narkoba tersebut. Pasalnya, orang tua menolak autopsi jenazah anak.

“Kita akan melihat bukti-bukti apa yang akan disampaikan. Apakah betul ada penganiayaan atau tidak. Kalau tidak ada (penganiayaan) mau bagaimana,” jelas Agoeng.

Selain itu, saat ini, kata Propam Polda Sulsel masih terus memeriksa enam orang personel Satresnarkoba Polrestabes Makassar dalam kasus kematian pengedar narkoba yang diduga mengalami sesak napas usai ditangkap.

“Masih kita periksa dulu, enam orang ini termasuk ada perwira juga kita periksa,’ kata Agoeng.

Sebelumnya, seorang pelaku pengedar narkoba di Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah ditangkap personel Satuan Narkotika Polrestabes Makassar. Pelaku mengalami sesak napas setelah diamankan, tapi nyawanya tidak tertolong saat dibawa ke rumah sakit.

“Pelaku bernama Muh Arfandi Ardiansyah. Dia setelah kita amankan langsung mengalami sesak nafas, kemudian kita bawah ke Biddokes untuk diberikan tindakan medis. Namun, almarhum meninggal saat dalam perjalanan,” ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Doli M Tanjung, Minggu (15/5) malam.

Meski demikian, Doli mengaku pihaknya masih belum mengetahui apakah pelaku pengedar narkoba tersebut mempunyai riwayat penyakit. Pasalnya, saat ini pemeriksaan jenazah masih dilakukan pihak Forensik Polda Sulsel.

“Ini kita masih lidik lebih lanjut untuk rekam medisnya,” katanya.(cnn/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close