Program “Sekolah Bangkit Pasaman” Jadi Motor Perubahan, Kinerja Kadisdik Muslim MPd Menuai Apresiasi

Pasaman, desernews.com
Kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Muslim M.Pd, mulai menunjukkan gebrakan nyata dalam membenahi dunia pendidikan di daerah ini.
Dibawah nahkoda Muslim, Dinas Pendidikan Pasaman meluncurkan program strategis “Sekolah Bangkit Pasaman” pada Maret 2026, sebuah gerakan besar untuk memperbaiki infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai sekolah.
Program Sekolah Bangkit Pasaman merupakan akronim dari Bersih, Aman, Nyaman, Kreatif, Inovatif, dan Tertata, yang bertujuan mentransformasi sekolah agar menjadi lingkungan belajar yang lebih baik, modern, serta mendukung perkembangan potensi peserta didik.
Langkah progresif ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan karena dinilai menjawab persoalan mendasar yang selama ini kerap dihadapi sekolah-sekolah di Pasaman, terutama terkait kondisi bangunan dan sarana pembelajaran.
Dalam program tersebut, Dinas Pendidikan Pasaman menargetkan revitalisasi sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang mengalami kerusakan. Muslim bersama jajaran Disdik bahkan turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan prioritas.
Upaya ini juga diperkuat dengan adanya bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat pada akhir 2025 sebesar Rp15,06 miliar yang dialokasikan untuk memperbaiki 34 unit sekolah, khususnya untuk mengganti ruang kelas yang sudah tidak layak pakai.
Tidak hanya memperbaiki bangunan, program ini juga menitikberatkan pada peningkatan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap dan modern.
Infrastruktur yang menjadi fokus peningkatan meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga sarana olahraga, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Selain aspek fisik, Muslim juga menaruh perhatian besar pada tata kelola pendidikan modern, dengan mendorong sekolah menerapkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Disisi lain, penguatan sistem administrasi dan data pendidikan melalui Dapodik juga menjadi bagian penting dari pembenahan manajemen pendidikan di Pasaman.
Kadisdik Pasaman Muslim MPd menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat perbaikan sarana dan prasarana sekolah agar generasi muda Pasaman dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Menurutnya, pendidikan merupakan modal dasar dalam membangun sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan, sehingga perhatian terhadap kualitas sekolah tidak boleh lagi terabaikan.
Langkah yang digelorakan Muslim dinilai sangat tepat sasaran. Selama ini, persoalan sarana dan prasarana pendidikan kerap menjadi masalah krusial yang kurang mendapat perhatian serius karena fokus pemerintah sering tersita pada persoalan lain.
Kini, dengan hadirnya program Sekolah Bangkit Pasaman, harapan baru bagi dunia pendidikan di daerah ini mulai tumbuh.
Banyak pihak optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Muslim M.Pd, wajah pendidikan Pasaman akan semakin maju, tertata, dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul di masa depan.(H.Eddi Gultom)




